Tren Flavor Masa Depan


Tren Flavor Masa Depan

Vice President PT Indesso Aroma – Wien P. Gunawan memperkirakan ke depan akan ada satu kategori flavor yang sebenarnya merupakan lintas kategori dari beverage/sweet/savory flavor yang akan berkembang, yakni perception flavor.

Pertumbuhan flavor di Indonesia tergolong stabil dalam beberapa tahun terakhir, walau harus menghadapi krisis global. Pada 2009 lalu, Wien memperkirakan industri flavor di Indonesia tumbuh lebih dari 10% secara signifikan, sedangkan secara global terjadi perlambatan pertumbuhan flavor. “Kita patut bersyukur bahwa krisis global 2009 memberikan dampak minimal pada penjualan Flavor-Fragrance di Indonesia. Tahun 2009 merupakan tahun yang mengandung ketidakpastian tinggi terutama pada paruh pertama saat pemilu yang padat dengan hingar bingar politik. Namun begitu masuk paruh kedua serasa roda berputar cepat mengejar perlambatan pada paruh pertama,” ungkap Wien.
Saat ini diperkirakan market size flavor di Indonesia mencapai 250 – 300 juta USD per tahunnya dengan ketiga produk kategorinya; beverage, sweet, dan savory. Menurut Wien, kategori savory diperkirakan kedepannya akan memiliki pertumbuhan lebih cepat jika melihat dinamika perubahannya di pasar, baik di Indonesia maupun Asia Pasifik, cenderung kian cepat. Lihat saja belum lama yang lalu dikenalkan kaldu dengan fungsi spesifik hanya untuk sup dan tumis, tetapi sekarang pesannya sudah berubah menjadi multi purpose, bisa untuk sup, tumis, bahkan untuk goreng tempe. Demikian pula pada sub-segment “cooking aid” seperti bumbu racik yang sejauh ini dikenal hanya bentuk pasta seperti rawon, soto, dan sebagainya, sekarang sudah mulai dikenalkan bentuk powder yang lebih instan; nasi kuning, nasi lemak, nasi uduk, dan sebagainya.

Menghadapi ACFTA

Kekhawatiran banyak pihak dengan mulai diberlakukannya ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA) ternyata tidak terlalu dikhawatirkan oleh Wien. “Isu tersebut telah terjadi sejak bertahun-tahun yang lalu. Hal ini tidak terlepas dari agresivitas Cina dalam memasarkan produknya,” kata Wien. Tapi, Wien menyatakan keoptimisannya. “Rasa produk yang disukai konsumen Cina berbeda dengan konsumen Indonesia.” Apalagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memiliki perangkat regulasi yang dapat menjadi barrier bagi produk-produk Cina. Menurut Wien yang telah berkecimpung di dunia flavor sejak 1974, BPOM merupakan salah satu regulator di Asia Pasific yang paling up date dan peduli terhadap perubahan, dengan mengadopsi perkembangan-perkembangan terbaru di dunia.

Namun sungguh pun begitu, BPOM perlu lebih tanggap lagi terhadap perubahan peraturan yang cukup baru di Eropa saat ini yaitu penggabungan nature-identical dan artificial menjadi satu kelas. “Banyak konsumen yang sering menganggap nature-identical sebagai alami. Padahal baik artificial maupun nature-identical, keduanya adalah sintetik,” ujar Wien. Oleh sebab itu, kini keduanya ditulis sebagai flavoring dalam pelabelan (di Eropa). “Antisipasi terhadap peraturan tersebut mungkin dalam waktu dekat juga harus dibicarakan di Indonesia,” tambah Wien. Hal ini penting, agar produk Indonesia tidak menghadapi masalah regulasi ketika akan dipasarkan ke benua tersebut.

Consumer products
dan trend

“Flavor dan Fragrance adalah “engine” dari bisnis consumer products. Konsumen membeli produk pangan dan produk konsumen yang mengandung wewangian terutama karena rasa dan baunya yang menarik,” tegas Wien. Oleh karena itu, trend consumer products dipengaruhi juga oleh kemampuan teknologi yang dihasilkan oleh flavor houses. Dahulu pada saat cara membuat solid flavor dikenal cara plating process dengan waktu simpan produknya pendek, produk jadi di pasaran juga terbatas ragamnya, tetapi sekarang setelah teknologi enkapsulasi yang dikembangkan oleh flavor houses mendekati sempurna dan waktu simpannya bisa bertahun-tahun, maka tentunya hal ini merupakan daya tarik bagi perusahaan-perusahaan untuk mengembangkan produk jadi dengan menggunakan solid flavor yang tahan lama ini.

“Hal lain yang menggembirakan adalah pelan-pelan perusahaan pangan Indonesia mulai meninggalkan sikap konvensionalnya atau meninggalkan kategori primordialnya melintas ke kategori lainnya. Umpamanya cheese/keju, sejak dahulu keju termasuk kategori savory tetapi sekarang ini bisa masuk ke kategori sweet dan kemungkinan juga akan melintas ke kategori beverage. Demikian juga hal serupa terjadi pada kategori beverage yang bisa melintas ke sweet atau savory,” ungkap Wien.

Wien mengingatkan juga, para product developer di perusahaan-perusahaan pangan perlu mencermati munculnya “kategori” baru Perception Flavor. Flavor ini terdiri atas beberapa key flavoring molecules yang bekerja sedemikian rupa pada taste reseptor manusia sehingga manusia bisa merasakan rasa manis atau asin yang sama, sungguhpun kandungan gula atau garam hanya separuhnya saja. Perception Flavor ini ke depan akan memenuhi kebutuhan pasar sesuai global trend berorientasi Health & Wellness.
Wien P Gunawan.

 



(FOODREVIEW INDONESIA Edisi April 2010)

Artikel Lainnya

  • Sep 20, 2018

    Teknologi lab-on-smartphone untuk Pengujian Produk Pangan

    Salah satu parameter dari suatu produk pangan yang mengalami kerusakan adalah terjadi perubahan pada warna, rasa, tekstur, dan juga aroma. Perubahan  tersebut terjadi karena reaksi-reaksi zat kimia yang terkandung di dalam suatu produk pangan dan tidak berfungsinya kembali bahan pengawet yang digunakan. Selama ini, untuk mendeteksi salah satu unsur kerusakanseperti aroma hanya menggunakan indera penciuman untuk mendeteksi pembusukan pada produk pangan. ...

  • Sep 19, 2018

    Biji-bijian sebagai Bahan Nabati Potensial

    Biji-bijian mulai menarik pasar konsumen dengan ukurannya yang kecil namun memiliki segudang manfaat. Beberapa jenis biji-bijian tersebut di antaranya adalah biji bunga matahari, biji labu, biji chia, biji wijen, quinoa, dan biji delima. Jenis biji-bijian seperti Biji wijen merupakan sumber kalsium, magnesium, vitamin B1 dan termasuk dalam serat pangan. Biji wijen biasa diproduksi dalam bentuk minyak maupun dikonsumsi secara lansung sebagai pelengkap suatu produk pangan. Biji wijen sangat potensial untuk dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih luas lagi. ...

  • Sep 18, 2018

    Kelor: Ingridien Fungsional Produk Pangan

    Kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia (Syarifah, 2015). Kelor dikenal di seluruh dunia sebagai tanaman bergizi yang disebut juga sebagai miracle tree dan WHO telah memperkenalkan kelor sebagai salah satu pangan alternatif untuk mengatasi masalah gizi (malnutrisi) (Broin, 2010). Semua bagian dari tanaman kelor memiliki nilai gizi, berkhasiat untuk kesehatan dan manfaat di bidang industri. Kandungan nilai gizi yang tinggi, khasiat dan manfaatnya menyebabkan kelor menjadi salah satu ingridien yang sangat potensial untuk dikembangkan.  ...

  • Sep 17, 2018

    Proses Penghalusan Kulit Kakao

    Untuk menghaluskan kulit kakao dapat menggunakan alat penghancur khusus yakni jet mill, di mana proses penghalusannya, tidak memakai benturan logam penghancur tetapi aliran udara yang cepat dan dihantamkan pada dinding alat ini. Hasil penghancuran kulit kakao dapat tercapai sampai 99.5% lewat saringan 200 mesh. Dalam produk pangan, bubuk kulit kakao tidak dicampurkan begitu saja, tetapi perlu diperhatikan batasan-batasan seperti segi mikrobiologi dan kimiawinya, termasuk juga kandungan lignin yang termasuk dalam serat kasar tidak larut. ...

  • Sep 16, 2018

    Kulit Kakao dalam Produk Pangan

    Kulit kakao memiliki rasa yang sangat asam, dan untuk produk minuman, biasanya kulit kakao diproses alkalisasi dengan larutan kalium karbonat terlebih dahulu. Untuk menghasilkan kulit kakao yang berwarna hitam juga dapat dilakukan dengan menambahkan larutan alkali kuat sepert NaOH dan larutan besi sulfat atau besi sitrat. Selain itu, untuk mendapatkan bubuk kakao hitam juga dapat diperoleh dari kulit kakao yang dialkalisasi. Sebelum dapat digunakan untuk produk pangan, kulit kakao sebelumnya harus dihaluskan. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland