Regulasi Seputar BTP dan Bahan Baku




Dalam Undang-undang Pangan No. 18 tahun 2012 tentang Pangan, yang tergolong dalam ingridien pangan antara lain bahan baku pangan; bahan tambahan pangan (BTP); bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman; bahan penolong; serta juga fortifikan zat gizi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit Standardisasi Produk Pangan dan BTP Badan POM RI Ir. Gasilan, dalam Seminar Trend on Food Ingredients pada 4 September lalu di JW Marriot Medan. Seminar tersebut terselenggara berkat kerja sama FOODREVIEW INDONESIA dengan UBM dan juga SEAFAST Center IPB.


Terkait dengan bahan baku, Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 tahun 2004 mendefinisikannya sebagai bahan dasar yang digunakan untuk memproduksi makanan, meliputi Pangan segar ataupun pangan olahan setengah jadi. Sedangkan regulasi terkait BTP banyak diatur dalam Permenkes RI No 033 tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan dan Peraturan Kepala Badan POM tentang Batas Maksimum Penggunaan BTP. "Saat ini sudah terdapat 26 jenis BTP yang diatur. Sedangkan untuk perisa masih dalam pembahasan," kata Gasilan.


Selain bahan baku atau komponen yang diijinkan, Badan POM juga membuka peluang untuk pengkajian bahan baku atau komponen baru. Industri dapat mengajukan bukti ilmiah untuk dievaluasi oleh tim Mitra Bestari, yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Kepala Badan POM untuk membuat keputusan perijinannya. Menurut Gasilan Komponen baru dievaluasi berdasarkan pada data sejarah penggunaan sebagai pangan, sifat fisika dan kimia, potensi alergenisitas, metabolisme, studi toksisitas subkronis pada hewan, studi toleransi manusia, jika komponen berupa ekstrak tanaman atau hewan maka harus disertai informasi tentang metode ekstraksi dan komposisi ekstrak, dan laporan penilaian keamanan oleh lembaga internasional atau instansi pemerintah negara lain. @hendryfri

Artikel Lainnya

  • Mei 15, 2019

    Parameter Uji Krimer Nabati

    Sesuai dengan Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Untuk menjamin keamanan produk, maka diperlukan pengujian yang menjadi standar dalam pangan yang aman serta tidak membahayakan konsumen. Pada krimer nabati, ada beberapa parameter uji yang dilakukan seperti (i) uji fisik yang meliputi bulk density, kadar air, dan partikel tak larut; (ii) uji kimia yang meliputi kadar lemak, kadar protein, dan pH larutan.  ...

  • Mei 14, 2019

    Fungsi Karbohidrat dalam Krimer Nabati

    Layaknya produk pangan lainnya, dalam memproduksi krimer nabati tentu diperlukan bahan-bahan lain selain bahan utama untuk dapat menghasilkan karakter yang diinginkan serta mencapai kualitas terbaik. Dalam krimer nabati ada beberapa bahan penyusun yang biasa digunakan dalam produksinya seperti bahan baku yakni karbohidrat seperti sirup glukosa (tapioka/jagung), lemak/minyak nabati, pengemulsi, perisa dan pewarna, penstabil, dan lain sebagainya. Karbohidrat memiliki fungsi utama sebagai filler/carrier serta membantu memberikan mouthfeel yang diinginkan. ...

  • Mei 14, 2019

    Integrasi Rantai Pasokan untuk Menghadapi Krisis Pangan

    Pertumbuhan populasi manusia yang semakin meningkat sebanding dengan bertambahnya kebutuhan pangan yang harus dipenuhi. Peningkatan jumlah kebutuhan pangan ini tidak diiringi dengan kecukupan stok pasokan pangan yang ada. Akibatnya, stok pasokan pangan semakin terbatas dan mulai terjadi krisis pangan diberbagai belahan dunia. Berdasarkan hasil penelitian Economist Intelligence Unit (EIU) yang didukung oleh Cargill memperlihatkan megatren yang dapat memengaruhi kelangsungan rantai pasokan pangan, di antaranya yaitu penyediaan infrastruktur yang belum memadai, kelangkaan sumber daya pangan, serta stok pangan yang terbuang sebelum sampai ke tangan konsumen (food loss) dan sampah pangan (food waste). ...

  • Mei 13, 2019

    Krimer Nabati Sebagai Ingridien Produk Pangan

    Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak dampak yang beragam pada preferensi pemilihan produk oleh konsumen.  Pengenalan produk-produk baru yang sebelumnya tidak diketahui oleh konsumen menjadi semakin mudah dan terjangkau. Selain itu, dampak teknologi tentu juga  meningkatkan daya saing antar industri untuk semakin berlomba-lomba dalam menciptakan produk yang diinginkan oleh konsumen. ...

  • Mei 13, 2019

    Pengembangan Laboratorium Virtual untuk Produk Berbasis Susu

    Penerapan teknologi dalam kegiatan di laboratorium semakin berkembang, termasuk pemanfaatan teknologi yang disebut Laboratorium virtual. Laboratorium ini merupakan serangkaian alat-alat laboratorium yang berbentuk perangkat lunak berbasis multimedia interaktif, yang dioperasikan dengan komputer dan dapat mensimulasikan kegiatan di laboratorium seakan-akan pengguna berada pada laboratorium sebenarnya. Penggunaan laboratorium virtual pada industri pangan memungkinkan eksperimen jarak jauh dengan lebih mudah, efisien, dan lebih ekonomis. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland