Sifat Fungsional Nano-Biokomposit untuk Produk Pangan


Bio-nanokomposit dapat didefinisikan sebagai sistem campuran dari biopolimer sebagai matriks (fase pendispersi) dengan bahan pengisi material nano (fase terdispersi) yaitu material dengan ukuran nano (1-100 nm) pada salah satu dimensinya (Rhim et al., 2013). Tabel 1 menjelaskan jenis-jenis material nano yang dapat dipilih sebagai bahan pengisi suatu biopolimer sesuai dengan target kegunaan yang diinginkan, misalnya untuk meningkatkan sifat barrier terhadap oksigen dan sekaligus meningkatkan kekuatan mekanis dapat dipilih bahan pengisi tipe nanoclay.  Aplikasi nanokomposit telah dibuktikan dapat meningkatkan kekuatan mekanis (tensile strength) tanpa penurunan sifat elastisitasnya, meningkatkan sifat barrier terhadap oksigen, uap air dan sinar UV, serta dapat menurunkan biaya serta berat kemasan. Khusus untuk material nano dari jenis logam atau oksida logam, seperti nanopartikel perak, ZnO, dan TiO2 diketahui memiliki aktivitas antimikroba yang kuat dalam melawan bakteri gram positif dan gram negatif maupun kapang patogen (Kanmani dan Rhim et al. 2014) sehingga penggunaannya sebagai bahan pengisi akan dapat memberikan fungsi lebih sebagai kemasan antimikroba.

Selanjutnya dapat dibaca di Foodreview Indonesia edisi Oktober 2017

Artikel Lainnya

  • Nov 20, 2017

    Fungsi Lactic Acid Bacteria (LAB) dalam Pembuatan Keju

    LAB merupakan kelompok bakteri mesofil dan dapat tumbuh dalam rentang suhu 5 ñ 450C serta mampu tumbuh dalam kondisi pH sampai 3,8 dan menghasilkan asam laktat. ...

  • Nov 20, 2017

    Keamanan Pangan Sebagai Bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs)

    Penyakit karena pangan (foodborne deseases) masih menjadi masalah keamanan pangan di samping penggunaan bahan-bahan berbahaya ke dalam pangan. "Keamanan pangan telah menjadi bagian dari agenda jangka menengah nasional 2015-2019 di mana salah satu arah ada peningkatan keamanan pangan untuk meningkatkan," tutur Deputi Bidang Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawan Obat dan Makanan RI, Dr. Suratmono, MP. dalam The 1st SEAFAST International Seminar 2017: Current and Emerging Issues of Food Safety, Innovation & Challenges yang diselenggarakan di Bogor pada 20-21 November 2017. ...

  • Nov 20, 2017

    Perkembangan Keamanan Pangan dan Aplikasinya pada Proses Produksi

    Keamanan pangan terus menjadi fokus utama dalam menghasilkan pangan yang aman dan berkualitas. Inovasi dalam keamanan pangan pun semakin berkembang dan dikembangkan, dalam menjamin keamanan pangan tersebut, banyak faktor yang terus ditingkatkan dan dijaga keamanannya seperti kontaminan pada proses produksi. ...

  • Nov 17, 2017

    Strategi Peningkatan Produktivitas Gula Dalam Negeri

    Salah satu permasalahan dalam industri gula dalam negeri adalah tingginya konsumsi energi serta mesin dan peralatan yang kurang memadai. General Manager Integrated Casetech Consultant Pvt. Ltd., Ramit Gupta menambahkan bahwa industri gula Indonesia saat ini menghasilkan kualitas gula yang kurang bagus. ...

  • Nov 16, 2017

    Tingkat Konsumsi Daging Ayam di Indonesia

    Produk daging ayam merupakan sumber protein hewani yang relatif lebih murah dibanding sumber protein hewani lainnya. Hal ini menjadi salah satu faktor tingginya partisipasi konsumen terhadap produk ini.  ...