Tren Pengemas Pangan untuk Generasi Millenial

 

Pengemas mengambil peran penting dalam suatu produk pangan. Selain harus memenuhi nilai keamanan pangan, pengemas juga diharapkan mempunyai nilai inovasi khususnya untuk menarget generasi millenial saat ini. Tren pengemas ke depan akan banyak dipengaruhi oleh generasi millenial berkisar tentang pengemas yang natural, sederhana, dan jelas. 

 

Hal itu disampaikan dalam Seminar Global Megatrends & Millenials Consumer Needs yang diselenggarakan oleh Indonesia Packaging Federation (IPF), merupakan rangkaian acara Pameran SIAL Interfood 2017 di Jakarta pada 22 - 25 Nopember 2017. 

"Generasi millenial saat ini tidak hanya mementingkan kalori, tetapi juga gizi apa yang terkandung di dalamnya," ungkap Direktur Pengembangan Bisnis Asia Printpack. Vivek A. Chougule.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Eksekutif Sector Asia Sealed Air Food Care Gareth Reynold juga menuturkan bahwa terdapat enam pilar dalam inovasi pengemasan yang perlu dilakukan dalam menarget generasi millenial ini. 

Enam pilar tersebut adalah kenyamanan dalam penggunaan, harga, keamanan, fungsi, cerita dalam produk, dan kerberlanjutan. Generasi millenial, seperti yang dijelaskan oleh Gareth, akan lebih kritis pada suatu produk yang diawali dengan kesan pertama pada pengemas. 

"Untuk menghadapi generasi millenial, suatu retail harus memiliki strategi terutama pada bidang pengemasan. Karena, pasar dapat pergi bila mereka tidak mendapat apa yang diinginkan dalam pengemas tersebut," jelas Gareth Rheynold. FRI-35

Artikel Lainnya

  • Des 14, 2017

    Metode Pendinginan pada Proses Enrobing

    Pada proses pendinginan dalam cooling tunnel, terdapat 3 tahapan pendinginan yang harus dilalui. Pendinginan tahap pertama dilakukan untuk menghilangkan panas sensitif baik dalam produk maupun cokelat sehingga pada tahap ini direkomendasikan penggunaan sirkulasi udara di sekitar prosuk sehingga terjadi perpindahan panas konvensi. ...

  • Des 13, 2017

    Memahami Sifat Sensoris Permeate untuk Aplikasi pada Produk Pangan

    Permeate diperoleh dengan menghilangkan kandungan protein melalui proses membran filtrasi. Selain itu terdapat pula proses lanjutan yaitu kristalisasi laktosa sehingga dihasilkan delactose permeate yaitu permeate dengan jumlah laktosa yang lebih sedikit. ...

  • Des 11, 2017

    Upaya Harmonisasi Regulasi Pangan di ASEAN

    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberikan tantangan bagi industri pangan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam harmonisasi regulasi pangan yang bisa diterima di setiap negara.  ...

  • Des 11, 2017

    Karakter Utama Pemilihan Shortening untuk Biskuit, Kukis dan Krekers

    Karakteristik utama shortening yang digunakan dalam pembuatan biskuit, kukis, dan krekers adalah plastisitas.  Sifat shortening ini merupakan fungsi dari 2 faktor, yakni (i) perbandingan jumlah lemak (fraksi padat) dan minyak (fraksi cair) pada suhu tertentu atau solid fat content (SFC), serta (ii) struktur kristal. ...

  • Des 09, 2017

    Kandungan Asam-Asam Organik Timbulkan Cita Rasa Umami Pada Permetae

    Persepsi asin biasanya dihasilkan dari Natrium klorida (NaCl) di mana kation Na+ berperan memberikan 70-85% asin dan sisinya anion Cl- berperan sebesar 30-15%. Kation Na+ inilah yang bisa diperoleh dari permeate karena selain kandungan laktosanya yang tinggi, permeate juga mengandung sejumlah mineral. Adapun kation lain yang bisa digunakan sebagai pengganti Na+ adalah kalium, magnesium dan kalsium yang juga terdapat dalam permeate.  ...