Teknologi Plasma Dingin Pada Minuman Susu dan Jus



Umur simpan yang panjang pada produk susu khususnya banyak dipengaruhi oleh keberadaan bakteri di dalam produk. Proses thermal dapat meningkatkan keamanan mikrobiologis pada produk susu, namun proses tersebut juga dapat merusak unsur sensori, zat gizi, dan beberapa psysicochemical lainnya (Misra dkk, 2017). Penggunaan proses nonthermal dapat memenuhi aspek keamanan pangan suatu produk serta dapat meningkatkan kateristik sensori dan zat gizi serta dapat menjaga senyawa-senyawa bioaktif yang tidak stabil. Beberapa metose proses nonthermal yang dapat diaplikasikan diantaranya adalah proses tekanan tinggi (high hydrostatic pressure), ultrasound, supercritical carbon dioxide technology, irradiasi, dan plasma dingin. 

Plasma adalah gas yang terionisasi . suatu gas dikatakan terionisasi jika terdiri dari atom-atom yang terionisasi pleh muatan positif (ion) dan elektron yang bermuatan negatif. Plasma dapat dibuat dengan cara memanfaatkan tegangan listrik seperti menghadapkan dua buah eloktroda di udara bebas, udara merupakan isolator yang tidak dapat menghantarkan listrik. Plasma juga merupakan kumpulan dari atom-atom dan molekul-moleku gas netral, partikel-partikel bermuatan dalam bentuk ion-ion positif, ion-ion negative, dan eloktron serta foton. Sebagian besar plasma dihasilkan melalui lintasan arus yang melewati gas netral (Ekezie dkk, 2017). 

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Agustus 2018, Beverages: nutrition matters. Pembelian & Berlangganan hubungi kami : langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Apr 20, 2019

    Protein Nabati sebagai Bahan Pangan

    Sejak tahun 1960-an, produk protein kedelai telah digunakan sebagai bahan pangan tradisional dan fungsional di setiap kategori produk pangan yang tersedia untuk konsumen. Produk protein kedelai adalah sumber ideal beberapa asam amino esensial yang digunakan untuk melengkapi protein dari serealia. Sebanyak 38% dari kacang kedelai terdiri dari protein yang merupakan sumber penting protein nabati. Sekitar 18% dari biji terdiri dari minyak (0,5% lesitin), yang kaya akan asam lemak tak jenuh ganda (54% asam linoleat, 22% asam oleat, dan 7,5% asam linolenat), serta tidak mengandung kolesterol. Kemudian sisanya terdiri dari uap air 14%, karbohidrat larut air sebanyak 15% yang terdiri dari sukrosa, stakiosa, rafinosa, dan bahan lainnya. ...

  • Apr 19, 2019

    Protein dalam Produk Pangan

    Protein tetap menjadi zat gizi populer di kalangan konsumen. Hubungannya dengan kebugaran fisik, pembentukan otot, efek mengenyangkan, dan sebagai komponen utama dalam diet bergizi, mendorong konsumen untuk mencarinya dalam berbagai aplikasi produk. Upaya pengembangan produk telah menyebabkan perluasan produk yang berbasis protein nabati. Jika dahulu produk dengan basis protein hewani mendominasi pasar, kini mulai menjadi tren produk protein nabati muncul sebagai bahan yang kompetitif. ...

  • Apr 18, 2019

    Pengujian Mutu Protein

    Untuk menentukan mutu protein dapat diukur menggunakan skor asam amino (SAA) dengan membandingkan jumlah asam amino pembatas dan membandingkan dengan asam amino sejenis dalam campuran asam amino dan protein pembanding. Selain menggunakan skor asam amino, mutu protein juga dapat dilakukan dengan uji lain. Umumnya analisis mutu protein dilakukan secara kualitatif. Nilai/mutu protein tergantung pada daya cerna dan nilai biologisnya (jumlah dan susunan asam amino).  ...

  • Apr 17, 2019

    Asam Amino dalam Produk Pangan Nabati

    Protein adalah molekul makro yang terdiri atas asam amino yang terikat satu sama lain dalam ikatan peptida. Dalam praktiknya, asam amino memiliki sifat yang menguntungkan dalam formulasi produk pangan seperti D-triptofan yang memiliki tingkat kemanisan lebih tinggi dibanding dengan sukrosa atau asam glutamat yang dapat memberikan rasa umami.  ...

  • Apr 16, 2019

    Aplikasi Kecombrang sebagai Pengawet

    Pengawet berbasis tanaman kecombrang sudah dilakukan pengkajian pada beberapa produk pangan seperti aplikasi pada tahu, nugget, sosis, ikan, daging, buah dan sayuran. Hasil aplikasi pengawet dari kecombrang mampu memperpanjang umur simpan produk hingga 1-2 minggu dibandingkan dengan tanpa menggunakan bahan pengawet. Walaupun demikian, aktivitas pengawet dari kecombrang apabila dibandingkan dengan pengawet sintetis masih tergolong rendah. Namun, penggunaan pengawet pada produk dapat meminimalkan efek samping yang ditimbulkan. Penggunaan pengawet pada beberapa produk pangan seperti sosis ikan, ikan fillet, buah dan sayuran memiliki dosis penyaranan yang berbedabeda. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland