Pengembangan Pertanian Nasional dengan Konsep Kemitraan



Pertumbuhan penduduk dunia yang diikuti dengan perkembangan gaya hidup memberikan peluang pagi Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan global yang diprediksi meningkat baik pada 2018. Menteri Perencaan Pembangunan Nasional RI, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa perdagangan dan pertanian merupakan dua dari enam sektor utama bagi pengembangan ekonomi nasional.

"Indonesia bisa berkaca pada Negara Chili di mana negara tersebut dapat bertransformasi dari negara berpendapatan sedang menjadi negara berpendapatan tinggi karena ekspor dari komoditas sayur dan buah," tutur Bambang dalam Jakarta Food Security Summit ke-4 yang diselenggarakan di Jakarta pada 8-9 Maret 2018 dengan mengusung tema Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan pertanian harus dilakukan dengan kemitraan, salah satunya dengan yaitu konsolidasi lahan yang bisa memperluas lahan sehingga dapat dengan mudah memanfaatkan teknologi. Konsolidasi lahan juga memberikan kemudahan dalam mendapatkan dukungan, misalnya sertifikasi, permodalan dan lainnya. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Jan 24, 2021

    Rantai Pendingin Industri Pangan 2021

    Biaya logistik nasional untuk produk barang konsumen dan pangan masih terbilang tinggi, rerata 26% dari PDB nasional. Hal ini memerlukan pengelolaan platform dari hulu ke hilir atau dari first mile ke last mile, yang lebih lanjut dapat disebut sebagai Cold Chain Logistics Platform. ...

  • Jan 23, 2021

    Strategi Percepatan Perapan Kecerdasan Buatan

    Penerapan dan adopsi teknologi digital maju seperti AI di industri pangan masih belum sesuai harapan. Banyak industri pangan saat ini berada pada posisi wait and see. Jika pesaingnya menerapkan AI, barulah dia juga akan menerapkan AI. ...

  • Jan 22, 2021

    Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan

    Berbagai inovasi penggunaan kecerdasan buatan untuk pangan telah dilakukan di berbagai negara maju. Sebagai contoh, Majalah Forbes (April 2020) menyajikan artikel yang berjudul “This AI Camera Can Help Restaurants Show that Their Food is Safe from Coronavirus”. Penemuan mutakhir ini merupakan terobosan yang cukup nyata dalam industri pangan. Alat ini mampu memastikan bahwa makanan yang dihidangkan terbebas dari virus korona karena telah dipersiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dimungkinkan karena pembuatan makanan dipantau lewat kamera yang menggunakan algoritma cerdas dan teknik image recognition. ...

  • Jan 21, 2021

    Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan 2021

    Saat ini digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan industri. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robot mampu melaksanakan berbagai tugas lebih cepat dan lebih baik (presisi) dari pada manusia. Walaupun atmosfir digitalisasi di industri pangan sudah terasa sejak dicanangkannya program “Making Indonesia 4.0” beberapa tahun lalu, namun penerapannya masih belum memuaskan. Diperkirakan baru sekitar 5-10% industri pangan yang sudah melaksanakan program digitalisasi. Selebihnya baru pada tahap pengenalan (familiarisasi) atau bahkan belum mengenal digitalisasi sama sekali. Padahal kalau kita bandingkan dengan luar negeri, negara kita masih jauh tertinggal dalam proses digitalisasi. ...

  • Jan 20, 2021

    Kinerja Pangan Strategis

    Dari sisi suplai, sektor pertanian mencatat pertumbuhan positif dan menjadi bantalan (cushion) di tengah resesi ekonomi Indonesia. Sektor pertanian tumbuh 2,19 dan 2,15% (y-on-y) dan pada Q2 dan Q3- 2020. ...