Lindungi Fungsionalitas Produk dengan Kemasan yang Tepat

 

Indonesia merupakan negara dengan keaneka ragaman buah tropis yang sangat tinggi. Buah tropis dikenal memiliki eksotisme yang cukup menarik pasar internasional. Tidak hanya itu, buah tropis juga kaya akan kandungan komponen fungsional yang baik untuk kesehatan.
Sayangnya, potensi buah nusantara Indonesia belum termanfaatkan dengan baik. Bahkan, untuk padar dalam negeri saja, posisinya mulai terdesak oleh buah impor. Salah satu permasalahannya adalah penerapan handling yang kurang baik -termasuk pemilihan kemasan yang salah. Akibatnya, konsumen sering menerima buah dalam kondisi busuk, rusak, penyok, dan sebagainya.
Salah satu jenis kemasan yang dapat menjadi solusi untuk distribusi adalah kemasan kayu. Hanya saja, kayu berpotensi menimbulkan kontaminasi dengan adanya organisme pengganggu tanaman (OPT). Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan adanya treatment khusus seperti yang diperkenalkan oleh PT Karuna Sumber Jaya dengan teknik S.P.I.T® (Semi Permanent Imunization Treatment). Metode tersebut telah diakui oleh Kementerian Pertanian RI dan LIPI sebagai yang paling tepat diterapkan di Indonesia.
 
Sebelum digunakan, bahan baku kayu tersebut di analisa kualitas dan mutunya, terutama dari segi kekuatan, estetika, aspek fisik dan parameter mutu lainnya. Kayu kemudian melalui proses upgrading performance melalui proses make up. Baru setelah itu diberikan perlakuan berupa perendaman dalam Larutan 8 Dewa (L8DTM). Bahan aktif tersebut telah melewati uji efikasi terhadap organisme pengganggu tumbuhan; uji toksisitas bahan disinfektan; tingkat penetrasi bahan terhadap produk kemasan kayu; serta analisa kandungan residual bahan untuk mengukur masa aktif bahan dalam produk guna melindungi produk kemasan kayu; menanggulangi OPT yang terdapat pada kemasan kayu, serta mencegah pencemaran lingkungan setelah produk kemasan selesai digunakan. Perlakuan juga melibatkan spray dan cleaning pada container, diantaranya dengan juga menyemprotkan L8DTM agar tidak terjadi reinfestasi. Sertifikat S.P.I.T® diberikan setelah semua tahapan tersebut dilalui. Kemasan kayu yang telah tersertifikasi memiliki logo marking.
 
Dengan adanya perlakuan tersebut, produk akan lebih terlindungi. Sehingga diharapkan konsumen mendapatkan buah dengan kualitas terbaik.
 
(FOODREVIEW INDONESIA | VOL. VII/NO. 4/APRIL 2012)
 
 
 

Artikel Terkait