Pencegahan Resistensi Antibiotik pada Rantai Pangan



Cara utama mencegah penularan resistensi antibiotik melalui rantai pangan sama dengan cara pencegahan penularan bakteri patogen melalui pangan, yaitu penerapan praktik higienis yang baik pada seluruh rantai makanan mualidari peternakan hingga ke konsumen (Capita & Alonso-Calleja, 2013). Tentunya termasuk penggunaan dosis antibiotik secara tepat dan bijak. 

Codex Alimentarius telah memberikan penjelasan umum tentang praktik kebersihan penanganan produk daging dari tingkat produksi sampai konsumsi, utamanya menyoroti kontrol kebersihan di setiap lini proses. Beberapa tindakan higienis penting yang dapat dilakukan untuk mencegah kontaminasi mikroba resisten saat pengolahan produk daging, misalnya kontrol suhu yang benar, mengurangi minimal waktu produk pangan di zona suhu bahaya antara 5oC dan 63oC, memasak pada suhu yang cukup untuk membunuh bakteri berbahaya, pendinginan produk pre-cooked dengan cepat, serta menyimpan produk dengan risiko tinggi pada suhu yang aman; danmenghindari kontaminasi silang antara pangan mentah dan matang, baik secara kontak langsung atau tidak langsung.

Lebih lengkapnya silahkan baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi "Food Safety By Design", November 2017

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...