Menjamin Keamanan Pangan Produk Boga Bahari



Produk boga bahari (seafood) merupakan produk yang mudah rusak karena kadar air yang cukup tinggi. Selain itu, derajat keasaman (pH) produk boga bahari seperti ikan juga mendekati netral dan mengandung asam lemak tidak jenuh sehingga mudah terjadi proses oksidasi yang menyebabkan ketengikan. Penurunan kesegaran produk boga bahari setelah ditangkap akan terjadi pada rentang waktu 8-20 jam di suhu ruang sekitar 25-30?C. 

Karena sifatnya yang mudah rusak tersebut, kehilangan bahan pangan (food losses)  yang dihasilkan oleh produk boga bahari mencapai 35% akibat distribusi yang tersebar di berbagai negara berdasarkan data Food and Agriculture Organization (FAO). Kehilangan ini hampir setara dengan 3 milyar ikan salmon Atlantik. Kerusakan tersebut selain merugikan secara ekonomi juga akan berujung pada ancaman keamanan pangan apabila tetap dikonsumsi.

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi April 2019: Delivering Food Safety. Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Apr 15, 2021

    Empat Kategori Flavor Pangan

    saat ini ada empat kategori flavor yang sedang menjadi kecenderungan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Keempat kategori tersebut adalah comfort flavour, nostalgic flavour, functional flavour dan millennial flavour. Comfort flavour adalah flavor yang membuat nyaman. ...

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...