Prof. Winarno Terima Penghargaan Achmad Bakrie Award



Prof. F. G. Winarno, Ahli Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), memperoleh penghargaan Achmad Bakrie Award dari Freedom Institute yang didukung oleh Bakrie untuk Negeri. Penghargaan tersebut diserahkan pada 14 Agustus 2011 lalu. Prof. Winarno mendapat penghargaan untuk bidang teknologi, terutama atas kontribusinya dalam meletakkan dasar dan mengembangkan ilmu dan teknologi pangan di Indonesia. Menurut Prof. Bungaran Saragih yang menyerahkan award tersebut, salah satu keistimewaan dari F.G. Winarno adalah hasil-hasil penelitiannya yang dapat diterapkan oleh masyarakat banyak, "dan hal itu jarang dimiliki oleh peneliti saat ini," kata Bungaran.

Kiprah Winarno sendiri cukup panjang dalam memperjuangkan ilmu pangan di Indonesia. Beliau adalah satu-satunya orang Indonesia yang pernah menjabat sebagai Presiden CAC (Codex Alemantarius Commission), bahkan selama dua periode berturut-turut. Beliau juga mendirikan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pangan (PUSBANGTEPA) di IPB, dengan tujuan mengembangkan teknologi pangan tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kedepannya, Winarno mengungkapkan akan fokus dalam meningkatkan keamanan pangan Indonesia. "Oleh sebab itu, saya sudah menyiapkan dua langkah," ujarnya. Langkah pertama adalah dengan membangun budaya keamanan pangan (food safety culture), dan langkah kedua adalah dengan mendirikan Asosiasi Laboratorium Pangan Indonesia (ALPI). "Diharapkan keberadaan ALPI dapat mendukung Pemerintah untuk mendeteksi bahan-bahan berbahaya penyebab penyakit yang terdapat dalam pangan," lanjutnya. Hendry

-->



Prof. F. G. Winarno, Ahli Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), memperoleh penghargaan Achmad Bakrie Award dari Freedom Institute yang didukung oleh Bakrie untuk Negeri. Penghargaan tersebut diserahkan pada 14 Agustus 2011 lalu. Prof. Winarno mendapat penghargaan untuk bidang teknologi, terutama atas kontribusinya dalam meletakkan dasar dan mengembangkan ilmu dan teknologi pangan di Indonesia. Menurut Prof. Bungaran Saragih yang menyerahkan award tersebut, salah satu keistimewaan dari F.G. Winarno adalah hasil-hasil penelitiannya yang dapat diterapkan oleh masyarakat banyak, "dan hal itu jarang dimiliki oleh peneliti saat ini," kata Bungaran.

Kiprah Winarno sendiri cukup panjang dalam memperjuangkan ilmu pangan di Indonesia. Beliau adalah satu-satunya orang Indonesia yang pernah menjabat sebagai Presiden CAC (Codex Alemantarius Commission), bahkan selama dua periode berturut-turut. Beliau juga mendirikan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pangan (PUSBANGTEPA) di IPB, dengan tujuan mengembangkan teknologi pangan tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kedepannya, Winarno mengungkapkan akan fokus dalam meningkatkan keamanan pangan Indonesia. "Oleh sebab itu, saya sudah menyiapkan dua langkah," ujarnya. Langkah pertama adalah dengan membangun budaya keamanan pangan (food safety culture), dan langkah kedua adalah dengan mendirikan Asosiasi Laboratorium Pangan Indonesia (ALPI). "Diharapkan keberadaan ALPI dapat mendukung Pemerintah untuk mendeteksi bahan-bahan berbahaya penyebab penyakit yang terdapat dalam pangan," lanjutnya. Hendry


Artikel Terkait

FOODREVIEW DIGITAL LIBRARY