
Indonesia terus memperkuat posisi ekonominya di kancah Asia melalui penguatan sektor pertanian dan industri manufaktur strategis.
Dengan maksud untuk dapat menjadi platform business matching internasional dalam mendorong hilirisasi dan kemajuan industri yang berkelanjutan, sebuah pameran gabungan Food Manufacturing, Inagritech, dan Chemical Indonesia diselenggarakan di Jakarta pada 28-30 Juli 2026.
Ajang yang diselenggarakan oleh GEM Indonesia ini bertujuan mempertemukan pembeli dan penjual global dengan menghadirkan 450 eksibitor dari 25 negara, serta ditargetkan menarik 35.000 pengunjung.
Sektor pertanian saat ini bergerak sangat aktif demi mencapai kemandirian pangan, didukung penuh oleh alokasi anggaran pemerintah yang besar untuk mempertahankan sektor vital tersebut. Upaya ini berjalan beriringan dengan komitmen nasional dalam mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan memperkuat investasi masif di sektor industri pengolahan hulu. Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu menopang ketahanan rantai pasok industri manufaktur secara domestik.
President Director PT Global Expo Management (GEM Indonesia), Baki Lee, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara ini untuk masa depan industri tanah air. "Ini adalah peluang emas untuk menyoroti kemajuan berkelanjutan negara ini dalam industri yang sangat penting.
Melalui pameran ini, kami mempertemukan pembeli dan penjual dari luar negeri untuk membuka peluang bisnis baru. Kami berharap seluruh eksibitor, asosiasi, dan pengunjung dapat memperoleh manfaat yang tinggi serta saling bekerja sama untuk mempertahankan kepemimpinan Indonesia di Asia," ujar Baki Lee.
Penguatan di sektor industri pengolahan ini tecermin langsung dari kinerja impresif manufaktur nasional yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,61% pada triwulan I tahun 2026. Industri manufaktur dalam negeri secara konsisten memberikan kontribusi besar, di mana total realisasi sektor industri pengolahan secara keseluruhan mampu mencapai Rp182 triliun pada triwulan pertama tahun ini.
Sebagai penutup, perwakilan dari Kementerian Perindustrian, Wiwik Pudjiastuti, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus harapannya terhadap penguatan ekosistem manufaktur ini. "Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya bagi penyelenggara kegiatan ini. Kami berharap pameran ini dapat memperluas kerja sama global dan nasional antara perusahaan, pemerintah, dan juga investor," pungkas Wiwik. Fri-35

