EFSA Memasuki Tahun ke-10

The European Food Safety Authority (EFSA) memiliki peranan kunci dalam melakukan pengkajian risiko keamanan pangan dan pakan di Uni Eropa. Lembaga ini berdiri pertama kali pada 2002, artinya pada 2012 ini EFSA akan merayakan ulang tahunnya yang ke-10. Selama sejarah berdirinya, EFSA telah banyak mempengaruhi kebijakan regulasi dan keamanan pangan negara-negara anggotanya. EFSA mendukung Uni Eropa dalam melakukan penelitian untuk meningkatkan jaminan proteksi keamanan pangan. "EFSA berhasil mengubah dunia," klaim Direktur Eksekutif EFSA, Catherine Geslain-Laneeelle beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Catherine menjelaskan, bahwa EFSA juga telah melakukan restrukturisasi internal untuk melaksanakan strategi ilmiah 2012-1016. Sehingga diharapkan regulator dapat lebih fleksibel dan reaktif untuk melindungi konsumen.

Dalam siaran pers-nya yang diterima oleh FOODREVIEW INDONESIA, berikut adalah beberapa partisipasi yang dilakukan EFSA dalam 10 tahun terakhir

- Memberikan masukan ilmiah yang berhasil mengurangi kasus Salmonella di Uni Eropa hingga 50%
- Mengevaluasi lebih dari 3000 klaim kesehatan
- Melakukan re-evaluasi terhadap sebagian besar pewarna pangan yang telah disetujui penggunaannya di Uni Eropa
- Menganalisa data untuk mengontrol zoonosis dan resistensi mikroba pada hewan dan pangan
- Mengembangkan berbagai pedoman untuk berbagai sistem dan produk
- Menerbitkan lebih dari 2500 pendapat ilmiah
- Tumbuh dari hanya 30 karyawan di 2002 menjadi 450 staf saat ini. @hendryfri


Artikel Terkait