Titrasi merupakan metode analisa kimia yang telah umum digunakan di industri sejak abad ke-18. Seiring dengan tuntutan kebutuhan analisa -baik pangan, farma, kosmetik, dan lainnya, metode titrasi semakin berkembang dari waktu ke waktu. Mengingat pentingnya, titrasi dalam berbagai industri, PT Almega Sejahtera bekerja sama dengan PT Merck Indonesia menyelenggarakan Seminar bertajuk “Achieving Excellence in Titration Practice” beberapa waktu lalu di Hotel Lumire Jakarta.
Hadir sebagai pembicara adalah Giorgio Galimberti dari Mettler Toledo Switzerland.
Menurut Giorgio, saat ini manual titration semakin ditinggalkan. Industri mulai lebih memilih automation titration. “Automation titration menawarkan berbagai keuntungan, yakni meningkatkan efisiensi, akurasi, dan ketepatan; meminimalkan kesalahan; dan mengurangi risiko terhadap kesehatan manusia,” tutur Giorgio.
Giorgio juga mengingatkan, bahwa dalam melakukan titrasi, validasi metode juga perlu dilakukan. “Validasi metode adalah proses untuk membuktikan bahwa metode analisa sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” katanya. Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa validasi metode diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengurangi kesalahan sistemik, meyakinkan hasil yang diperoleh, dan persyaratan yang diwajibkan untuk industri.
Metode validasi telah ditentukan oleh beberapa lembaga dunia, diantaranya adalah FDA, USP, dan ICH. Studi terhadap validasi harus meliputi akurasi, presisi, specificity, linearity, robustness, range, limit of quantification, dan limit of detection. “Untuk metode kuantitatif, seperti titrasi, penentuan limit of detection tidak relevan,” tambah Giorgio. Validasi dilakukan sebelum menggunakan peralatan secara rutin atau ketika kondisinya berubah dengan saat metode divalidasi.
Dalam kesempatan tersebut, Giorgio memperkenalkan Good Titration Practices (GTP) TM yang digagas oleh Mettler Toledo. Tujuannya adalah untuk mendukung pengetahuan, pelayanan dan produk dengan sistem titrasi yang benar dan membuat pengguna peduli terhadap risiko yang dapat timbul selama proses titrasi. Tidak hanya itu, GTPTM juga berisi tips dan panduan dalam mengatasi risiko dalam titrasi.
Sementara itu, Sales Manager PT Almega Sejahtera, Johannes Erwanto menyampaikan beberapa produk Almega. “Kami adalah agen tunggal produk-produk Mettler Toledo di Indonesia,” ungkapnya. Johannes mengharapkan, seminar yang diadakan tersebut dapat memberikan informasi dan pengetahuan lebih mendalam kepada peserta tentang pentingnya proses titrasi dalam industri, sekaligus memberikan rekomendasi mengenai bagaimana melakukan titrasi yang baik, yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan analisa di laboratorium pada industri-industri yang terkait. Hendry Noer F.
(FOODREVIEW INDONESIA | VOL. VII/NO. 6/JUNI 2012)

