Pengembangan Ingridien Berbasis Susu


 

Selain diolah menjadi produk berbasis susu, perkembangan teknologi dan ilmu pangan juga menjadikan susu sebagai sumber yang menghasilkan berbagai ingridien untuk diaplikasikan pada produk pangan. Pengembangan ingridien berbasis susu yang dilakukan di antaranya adalah dalam menjawab tantangan pangan, misalnya pengurangan konsumsi garam. "Salah satu ingridien baru yang telah dikembangkan adalah whey permeate atau sering disebut juga dairy product solids," tutur Director Food Perfection Consultancy Singapura, Martin Teo pada Seminar The Application of Dairy Product as Food Ingredient yang diselenggarakan atas kerja sama SEAFAST Center IPB, US Dairy Export Council, Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Indonesia, dan Maw Foundation di Bogor pada 12 September 2017.

 

Ia menjelaskan bahwa ingridien ini mempunyai beberapa kelebihan, di antaranya yaitu dapat diaplikasikan untuk produk rendah garam. Secara umum, penambahan 10-11 gram whey permeate dapat menggantikan 1 gram garam. Selain itu pada produk patiseri seperti muffin, penambahan whey permeate dapat menghasilkan produk yang lebih lembut dan lembab (moist). Ingridien ini juga secara umum mempunyai harga yang lebih rendah daripada ingridien susu lain, misalnya bubuk skim dan sweet whey. Hal ini memberikan keuntungan industri dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Jan 22, 2021

    Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan

    Berbagai inovasi penggunaan kecerdasan buatan untuk pangan telah dilakukan di berbagai negara maju. Sebagai contoh, Majalah Forbes (April 2020) menyajikan artikel yang berjudul “This AI Camera Can Help Restaurants Show that Their Food is Safe from Coronavirus”. Penemuan mutakhir ini merupakan terobosan yang cukup nyata dalam industri pangan. Alat ini mampu memastikan bahwa makanan yang dihidangkan terbebas dari virus korona karena telah dipersiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dimungkinkan karena pembuatan makanan dipantau lewat kamera yang menggunakan algoritma cerdas dan teknik image recognition. ...

  • Jan 21, 2021

    Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan 2021

    Saat ini digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan industri. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robot mampu melaksanakan berbagai tugas lebih cepat dan lebih baik (presisi) dari pada manusia. Walaupun atmosfir digitalisasi di industri pangan sudah terasa sejak dicanangkannya program “Making Indonesia 4.0” beberapa tahun lalu, namun penerapannya masih belum memuaskan. Diperkirakan baru sekitar 5-10% industri pangan yang sudah melaksanakan program digitalisasi. Selebihnya baru pada tahap pengenalan (familiarisasi) atau bahkan belum mengenal digitalisasi sama sekali. Padahal kalau kita bandingkan dengan luar negeri, negara kita masih jauh tertinggal dalam proses digitalisasi. ...

  • Jan 20, 2021

    Kinerja Pangan Strategis

    Dari sisi suplai, sektor pertanian mencatat pertumbuhan positif dan menjadi bantalan (cushion) di tengah resesi ekonomi Indonesia. Sektor pertanian tumbuh 2,19 dan 2,15% (y-on-y) dan pada Q2 dan Q3- 2020. ...

  • Jan 19, 2021

    Pola Konsumsi Masa Pandemi

    Sepanjang tahun 2020, komponen sisi pengeluaran seluruhnya mengalamai kontraksi, kecuali pengeluaran pemerintah yang mengalami pertumbuhan 9,76% (y-o-y) pada Q3-2020. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga masih terkontraksi minus 4,04%, pengeluaran konsumsi LNPRT (Lembaga non-profit yang melayani rumah tangga) juga minus 2,12%, investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) negatif 6,48%, ekspor negatif 10,82%, dan impor lebih parah sampai minus 21,86%. ...

  • Jan 18, 2021

    Industri Pangan 2021

    Pandemi virus korona di tahun 2020 telah menyebabkan perubahan di berbagai lini kehidupan, seperti cara berbelanja, bersosialisasi, belajar hingga hiburan dan lainnya. Industri pangan misalnya, harus segera menyesuaikan dengan kondisi yang tidak menentu untuk tetap dapat menyediakan kebutuhan pangan bagi konsumennya (yang lebih memilih dan sadar mencari produk-produk untuk kesehatan dan kebugaran). ...