Mempertahankan Kestabilan Bakeri dengan Emulsifier



Emulsifier adalah bahan tambahan yang banyak digunakan pada adonan bakeri yang berfungsi untuk menjaga dan meningkatkan kestabilan adonan tersebut dengan cara menyatukan cairan dan lemak sehingga dapat membantu proses aerasi, yaitu pemasukan udara pada saat pengocokan telur. 

ìAdonan yang ditambah emulsifier akan lebih stabil, mudah mengembang, tercampur dengan rata, tidak terlalu cair dan tidak terlalu padat, serta tidak mudah berubah karena pengaruh lingkungan,î kata Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Nuri Andarwulan dalam Seminar Nasional Teknologi Pangan: Recall the Golden Story of Bakery yang diselenggarakan di Bogor pada beberapa waktu yang lalu.

"Produk yang emulsinya sangat stabil pasti distabilkan dengan senyawa emulsifier karena mempunyai gugus fungsi yang berbeda, yaitu yang satu terikat dengan air dan yang satu lagi terikat di bagian minyak," ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa emulsifier digunakan dengan tujuan untuk mengurangi biaya produksi dengan menekan penggunaan mentega dan telur. Tujuan dari penggunaan keduanya adalah sebagai penstabil adonan, pelembut tekstur dan pemberi cita rasa.

Lebih lengkapnya dapat dibaca di FOODREVIEW Indonesia edisi "Localizing Bakery Products" | Januari 2018 | Untuk pembelian atau langganan majalah bisa hubungi langganan@foodreview.co.id

Artikel Lainnya

  • Apr 15, 2021

    Empat Kategori Flavor Pangan

    saat ini ada empat kategori flavor yang sedang menjadi kecenderungan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Keempat kategori tersebut adalah comfort flavour, nostalgic flavour, functional flavour dan millennial flavour. Comfort flavour adalah flavor yang membuat nyaman. ...

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...