Pentingnya Memilih Sistem Sanitasi yang Tepat



Keamanan pangan adalah aspek yang paling fundamental bagi industri pangan. Menjamin pangan yang aman adalah hal sangat penting untuk menghindari terjadinya efek samping yang ditimbulkan dari kontaminasi, penyalahgunaan, dan keracunan pangan.

Sampai saat ini telah banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan sanitasi dan higiene pangan, umumnya melalui peningkatan kualitas kebersihan tempat mengolah pangan tersebut. "Kunci untuk mengontrol pertumbuhan mikroba pada produk pangan dan di pabrik pengolahan pangan adalah sistem higiene dan sanitasi yang efektif. Oleh karena itu pemilihan sistem sanitasi menjadi hal yang penting bagi industri," terang Pemimpin Umum Foodreview Indonesia, Suseno Hadi Purnomo dalam In-Dept Seminar Foodreview Indonesia dengan tema Cleaning & Sanitation Technology for Strong Food Safety Fundamental yang diselenggarakan pada 25 April 2019 di Bogor.

Konsultan Keamanan Pangan, Prof. Dr. Betty Sri Laksmi Jenie, juga menjelaskan bahwa teknologi sanitasi harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi industri tersebut. "Agar proses sanitasi efektif maka pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi sumber kontaminan yang menjadi masalah utama.

Hal ini dimaksudkan untuk menemukan sistem sanitasi yang efektif untuk mengontrol target cemaran. Selain itu, juga harus diperhatikan bahan-bahan dari saniter tersebut. Sebisa mungkin bahan saniter tidak menghasilkan residu yang berbahaya," jelas Betty. Fri-37

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...