Variasi Jenis Produk Snack Bars



Snack bars pertama kali dibuat dan dikembangkan di Amerika Serikat sekitar tahun 1980-an. Snack bars umumnya mengandung zat gizi yang lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin,dan serat pangan. Snack bars dibuat berbentuk batangan dan ukurannya kecil untuk alasan praktis dikonsumsi dan porsinya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan kalori minimal yang dibutuhkan oleh konsumen. Industri pangan di beberapa negara sudah memproduksi snack bars dengan varian yang beragam serta rasa dan spesifik target konsumen. Berdasarkan salah satu laporan tentang pangan camilan di Amerika Serikat, snack bars, cereal bars dan nutrition bars digolongkan ke dalam kategori utama sebagai berikut: health and wellness snack, organic snack bars, dan energy and nutrition bars.

Lebih lengkapnya silakan baca secara langsung Foodreview Indonesia edisi Maret 2021: "Pangan Fungsional: Pelajaran dari COVID-19" dengan fitur digital interaktif yang dapat diakses pada hhttp://bit.ly/foodreviewmar21online

Tidak mau ketinggalan setiap edisinya? 
Daftar langsung untuk berlangganan (GRATIS) https://bit.ly/FRIDIGITAL

Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id/(0251) 8372-333/WhatsApp: 0811-1190-039. 
Newsletter: http://bit.ly/fricommunity
Search FOODREVIEW on TOKOPEDIA & SHOPEE

#foodreviewindonesia #foodscience #foodtechnology #ilmupangan #teknologipangan #industripangan #pangan #fungsional #pelajaran #covid19 

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...