KACANG BERKUALITAS DARI PRAMBANAN KENCANA



Salah satu tren baru dalam dunia bakeri adalah pemakaian kacang-kacangan. Selain karena dapat menyumbangkan kandungan serat pada bakeri, kacang juga dapat menambah cita rasa bakeri. Technical Marketing Prambanan Kencana, Fachrid Dwi Prayitno mengungkapkan bahwa ìKacang-kacangan saat ini telah menjadi tren untuk dikonsumsi karena orang cenderung mencari produk yang menyehatkan.î Aplikasinya dalam pembuatan roti dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dicampurkan ke adonan secara langsung dan dipakai sebagai topping, sedangkan apabila dimanfaatkan sebagai ingridien masakan, penggunaannya lebih luas lagi dan dapat menjadi ingridien utama. Dalam penggunaannya, kacang sebagai toping dapat dimanfaatkan dalam bentuk utuh, namun apabila ingin dicampurkan di adonan, kacang dapat dicincang untuk mempermudah proses pembentukan. Pihaknya menyediakan beragam komoditas kacang, seperti almond, chasew, hazelnut, pine, pistachio, dan walnut. Selain kacang-kacangan, pihaknya juga menyediakan beragam ingridien bakeri, seperti ragi, improver, baking aids, pewarna, perisa, filling, topping, biji-bijian, dairy, fondant, olive oil, dan sebagainya.

Beberapa industri pangan yang turut berpartisipasi dalam SIAL Interfood 2016 lainnya dapat dilihat pada FOODREVIEW INDONESIA Vol XII, No 12, 2016 edisi "Trendy Bakery" di www.foodreview.co.id atau pustakapangan.com

Artikel Lainnya

  • Jan 23, 2021

    Strategi Percepatan Perapan Kecerdasan Buatan

    Penerapan dan adopsi teknologi digital maju seperti AI di industri pangan masih belum sesuai harapan. Banyak industri pangan saat ini berada pada posisi wait and see. Jika pesaingnya menerapkan AI, barulah dia juga akan menerapkan AI. ...

  • Jan 22, 2021

    Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan

    Berbagai inovasi penggunaan kecerdasan buatan untuk pangan telah dilakukan di berbagai negara maju. Sebagai contoh, Majalah Forbes (April 2020) menyajikan artikel yang berjudul “This AI Camera Can Help Restaurants Show that Their Food is Safe from Coronavirus”. Penemuan mutakhir ini merupakan terobosan yang cukup nyata dalam industri pangan. Alat ini mampu memastikan bahwa makanan yang dihidangkan terbebas dari virus korona karena telah dipersiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dimungkinkan karena pembuatan makanan dipantau lewat kamera yang menggunakan algoritma cerdas dan teknik image recognition. ...

  • Jan 21, 2021

    Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan 2021

    Saat ini digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan industri. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robot mampu melaksanakan berbagai tugas lebih cepat dan lebih baik (presisi) dari pada manusia. Walaupun atmosfir digitalisasi di industri pangan sudah terasa sejak dicanangkannya program “Making Indonesia 4.0” beberapa tahun lalu, namun penerapannya masih belum memuaskan. Diperkirakan baru sekitar 5-10% industri pangan yang sudah melaksanakan program digitalisasi. Selebihnya baru pada tahap pengenalan (familiarisasi) atau bahkan belum mengenal digitalisasi sama sekali. Padahal kalau kita bandingkan dengan luar negeri, negara kita masih jauh tertinggal dalam proses digitalisasi. ...

  • Jan 20, 2021

    Kinerja Pangan Strategis

    Dari sisi suplai, sektor pertanian mencatat pertumbuhan positif dan menjadi bantalan (cushion) di tengah resesi ekonomi Indonesia. Sektor pertanian tumbuh 2,19 dan 2,15% (y-on-y) dan pada Q2 dan Q3- 2020. ...

  • Jan 19, 2021

    Pola Konsumsi Masa Pandemi

    Sepanjang tahun 2020, komponen sisi pengeluaran seluruhnya mengalamai kontraksi, kecuali pengeluaran pemerintah yang mengalami pertumbuhan 9,76% (y-o-y) pada Q3-2020. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga masih terkontraksi minus 4,04%, pengeluaran konsumsi LNPRT (Lembaga non-profit yang melayani rumah tangga) juga minus 2,12%, investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) negatif 6,48%, ekspor negatif 10,82%, dan impor lebih parah sampai minus 21,86%. ...