Pemanfaatan Zat Warna Alami untuk Industri Pangan



Berdasarkan sumbernya, zat pewarna dibedakan menjadi dua, yaitu zat pewarna alami dan zat pewarna sintetis. Penambahan zat warna pada produk pangan bertujuan untuk memberikan tampilan warna khas yang menarik pada produk pangan tersebut. Zat warna alami adalah zat warna yang diperoleh dari alam. Biasanya zat pewarna alami yang digunakan berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti pada kunyit, wortel, anggur, dan daun suji.

Penggunaan zat pewarna alami dalam jangka panjang lebih aman untuk kesehatan dibandingkan dengan zat pewarna sintetis. Namun, zat pewarna sintetis dipilih karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan zat pewarna alami. Seperti yang disebutkan oleh peneliti Balai Balai Besar Industri Agro (BBIA), Tiurlan Farida Hutajulu, S.Si dalam acara Business Gathering Industri Agro 2017 yang diselenggarakan pada 12 Juli 2017, bahwa zat pewarna alami lebih aman dikonsumsi, namun warna yang dihasilkan kurang stabil, keanekaragaman warnanya terbatas, dan terkadang memberikan rasa dan aroma yang agak mengganggu, sedangkan zat pewarna sintetis memiliki efek negatif tertentu apabila dikonsumsi dalam jangka panjang, namun warna yang dihasilkan lebih stabil, lebih beraneka ragam warna yang dimiliki, serta tidak menghasilkan rasa dan aroma yang mengganggu. FRI-34

Artikel Lainnya

  • Apr 16, 2021

    Eksplorasi Ingridien Pangan Lokal

    Indonesia sangat kaya akan sumber-sumber ingridien pangan. Beberapa ingridien tersebut bersifat multifungsional dan memiliki karakter yang spesifik. ...

  • Apr 15, 2021

    Empat Kategori Flavor Pangan

    saat ini ada empat kategori flavor yang sedang menjadi kecenderungan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Keempat kategori tersebut adalah comfort flavour, nostalgic flavour, functional flavour dan millennial flavour. Comfort flavour adalah flavor yang membuat nyaman. ...

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...