Prinsip Ekstraksi Pewarna Alami



Salah satu cara untuk mendapatkan zat pewarna alami adalah dengan proses ekstraksi, yakni pemisahan bahan aktif dari jaringan tumbuhan ataupun hewan menggunakan pelarut yang sesuai melalui prosedur yang telah ditetapkan. Pelarut akan berdifusi sampai ke material padat dari tumbuhan dan akan melarutkan senyawa dengan polaritas yang sesuai dengan pelarutnya. ìPelarut yang digunakan harus dapat mengekstrak senyawa kimia tertentu tanpa melarutkan substansi lain,î pungkas peneliti Balai Besar Industri Agro (BBIA), Tiurlan Farida Hutajulu, S.Si.

Proses ekstraksi didasarkan pada perpindahan massa zat padat ke dalam pelarut. Proses perpindahan massa ini terjadi pada lapisan antar muka kemudian berlanjut hingga berdifusi masuk ke dalam pelarut. Ekstraksi dibedakan menjadi dua metode berdasarkan proses ekstraksinya, yaitu ekstraksi berkesinambungan (continuous extraction) dan ekstraksi bertahap (bath extraction). Ekstraksi berkesinambungan dilakukan dengan menggunakan pelarut yang sama secara terus-menerus selama proses ekstraksi, sedangkan ekstraksi bertahap dilakukan dengan mengganti pelarut setiap tahapan reaksi. 

Selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi September 2017

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...