Perkembangan Minuman Sari Kedelai



Sari kedelai atau biasa disebut susu kedelai merupakan susu berbasis tanaman (plant milk) yang populer. Produk ini telah ada di Cina sejak abad kedua sebelum masehi dan berkembang ke Jepang, kemudian setelah Perang Dunia II menyebar ke negara-negara Asia Tenggara. Sejak 1945, susu kedelai telah dipopulerkan di Hongkong dengan nama Vitasoy, yaitu berupa minuman ringan dengan kadar protein 2.5-3%. Di Singapura dan Malaysia sejak 1952 telah diproduksi susu kedelai dalam botol secara komersial yang diberi nama Beanvit. Kemudian pada 1968 susu kedelai ini berkembang dengan nama Vitabean yang dikemas menggunakan metode ultrahigh temperature (UHT) dengan penambahan vitamin dan mineral. Di Filipina pada tahun 1970, susu kedelai dalam botol diperkenalkan dengan nama Philsoy. 

Saat ini di Indonesia, susu kedelai bermunculan dalam kemasan kotak karton, botol atau kaleng yang diproduksi oleh beberapa industri makanan. Sebenarnya minuman ini diilhami dari kelezatan bubur kacang hijau yang banyak disukai.  Sari kacang hijau bisa dikonsumsi langsung karena telah disaring dan dipisahkan dari ampasnya. Tidak hanya praktis, sari kacang hijau merupakan minuman kaya gizi dan bermanfaat bagi kesehatan.

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...