Peraturan Klaim Tanpa Penambahan Gula



Dalam Perka Badan POM No. 13 Tahun 2016 disebutkan bahwa label pangan olahan terdiri atas klaim gizi, klaim kesehatan, dan klaim lainnya yang meliputi klaim isotonik, klaim tanpa kandungan gula, klaim laktosa, dan klaim gluten. Dengan berkembangnya tren minuman fungsional, klaim isotonik dan klaim tanpa kandungan gula banyak digunakan pada produk minuman. 

Adapun untuk klaim tanpa penambahan gula, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi seperti tidak ditambahkan gula dari jenis apapun yang masih mempunyai nilai kalori, antara lain sukrosa, glukosa, madu, sirup jagung, gula alkohol/poliol; tidak mengandung bahan-bahan yang mengandung gula pada komposisinya; dan tidak mengandung bahan-bahan yang mengandung gula sebagai pengganti gula yang ditambahkan seperti sari buah non-rekonstitusi dan pasta buah kering. Selain itu, untuk pangan olahan yang secara alami mengandung gula harus disertai dengan pencantuman keterangan îsecara alami mengandung gulaî, dan kata ìgulaî pada kalimat tersebut tidak boleh diganti dengan kata ìlaktosa, fruktosa, atau jenis gula lainnyaî. 

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...