Kondisi Ekspor Impor dalam Perdangan Pangan Indonesia



Minyak kelapa sawit menempati posisi paling besar dalam ekspor komodistas pangan pada 2017, disusul hasil laut, yaitu udang beku. Selain itu, minyak kelapa, margarin, mentega dan minyak kakao juga mempunyai angka ekspor yang tinggi dibanding produk pangan lainnya. Sementara itu, lima komoditas pangan yang paling banyak diimpor adalah kategori makanan olahan lain, bungkil dan residu, pakan hewan, daging ternak, serta olahan susu bubuk dan susu kental. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menambahkan bahwa industri pangan masih mempunyai ketergantungan terhadap impor, terutama impor untuk pemenuhan produk setengah jadi (intermediate product). Sebagian ingridien atau bahan baku yang digunakan industri pangan merupakan produk setengah jadi dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti ketersediaan, kontinuitas, keberlanjutan, jaminan kualitas, waktu pengiriman, dan biaya. 

Lebih lengkapnya silakan baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Maret 2018 : "Exploring Traditional Functional Ingredients"

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...