Serangga sebagai Bahan Tepung Komposit Sumber Zat Besi



Mengonsumsi serangga sebagai jenis produk pangan beberapa tahun ini  mulai terlihat lazim. Nyatanya, serangga memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi terutama pada kandungan proteinnya. Ketertarikan terhadap konsumsi  serangga (entomophagy) juga mengalami peningkatan akibat korelasinya sebagai sumber protein yang lebih ramah lingkungan. Hal tersebut tentu tidak tanpa dasar, ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan yang menjadi target dalam tujuan pembangunan berkelanjutan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi alasan utama eksplorasi terhadap sumber-sumber bahan pangan yang potensial. Mencapai tujuan ini dengan sumber bahan pangan alternatif dan praktik pertanian yang aman bagi lingkungan serta tidak mengganggu ekosistem sekitar adalah yang terpenting. 

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Februari 2019: Inovasi Bakeri. Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...