Empon-Empon sebagai Flavor Fungsional



Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kedua istilah ini dibedakan. Tertulis pada KBBI bahwa empon-empon adalah rimpang (jahe, kunyit, temulawak, dan sebagainya) yang digunakan
sebagai ramuan tradisional, sedangkan rempah adalah berbagai jenis hasil tanaman yang beraroma untuk memberikan bau dan rasa khusus pada makanan, contohnya pala, cengkih, lada. Tanaman yang termasuk dalam kelompok empon-empon adalah rempah-rempah yang digunakan sebagai bumbu dapur dan sekaligus pengobatan tradisional.

Empon-empon secara tradisi banyak dimanfaatkan dalam pembuatan jamu, khususnya dalam menjaga imunitas tubuh. Jadi sesungguhnya empon-empon adalah bagian dari rempah-rempah yang telah dikenal akrab flavornya dalam kehidupan masyarakat Indonesia baik dalam bentuk produk pangan maupun kuliner lokal, hanya saja banyak yang kurang menyadari keberadaannya.

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Agustus 2020: Flavor Indonesia. Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id/(0251) 8372-333/WhatsApp: 0811-1190-039. 
Newsletter: http://bit.ly/fricommunity
Search FOODREVIEW on TOKOPEDIA & SHOPEE

#foodreviewindonesia #foodscience #foodtechnology #ilmupangan #teknologipangan #industripangan #flavor #indonesia #foodflavor

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...