Awal Mula Sertifikasi Halal di Indonesia



Berawal dari 1988, halal menjadi sebuah isu yang sensitif dengan ditemukannya ingridien turunan babi seperti gelatin pada produk pangan oleh Prof. Tri Susanto dari Universitas Brawijaya. Isu halal memengaruhi pertumbuhan penjualan produk secara nasional. Oleh karena itu, pemerintah melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) membentuk sebuah badan bernama Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) pada 1989 dan sertifikasi halal menjadi hal yang bersifat sukarela (voluntary).

ìJika isu halal tidak ditegakkan oleh pemerintah untuk melakukan perlindungan hukum dan sebagainya, maka akan terjadi keresahan di masyarakat dan halal menjadi isu yang tidak produktif. Oleh karena itu, adanya undang-undang jaminan halal memberikan sarana bagi produsen dalam menjamin kehalalan produknya sekaligus perlindungan bagi konsumen,î jelas Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof. Ir. Sukoso., M.Sc., Ph.D dalam sebuah workshop di Jakarta beberapa waktu lalu. Ia menuturkan bahwa melihat yang sudah terjadi sebelumnya, hasil riset yang dipublikasi pun bisa membuat ketidakpercayaan konsumen dalam membeli produk di mana terjadi penurunan penjualan produk 20-30%. 

Lebih lengkapnya dapat dibaca di FOODREVIEW Indonesia edisi "Localizing Bakery Products" | Januari 2018 | Untuk pembelian atau langganan majalah bisa hubungi langganan@foodreview.co.id

Artikel Lainnya

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...

  • Mar 25, 2021

    Formulasi dan Fungsionalitas Snack Bars

    Tren kesehatan dan kebugaran pada produk pangan meningkat pesat pada beberapa tahun terakhir karena konsumen beralih dengan lebih memilih produk yang melalui sedikit proses (less-processed) dan lebih alami/organik dibandingkan produk regular.  ...

  • Mar 24, 2021

    Teknologi Snack Bars Ubi Jalar dan Kacang-kacangan

    Snack bars dapat dibuat dari bahan selain tepung gandum, oats dan granola, yaitu tepung ubi jalar, tepung kedelai dan tepung kacang hijau. Laboratorium Pengolahan Pangan, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian telah melakukan riset dan pengembangan teknologi snack bars yang dibuat dari bahan pangan lokal.  ...