Perkembangan Teknologi Produksi Cold Brew



Pada prinsipnya semua ukuran kopi sangrai dapat diekstrak untuk persiapan pembuatan kopi panas maupun cold brew.  Ukuran partikel sangat menentukan bahan non-volatil yang dapat larut.  Seperti diketahui apabila ukuran terlalu kecil, rasa asam dan pahit akan lebih terasa.  Ukuran yang sangat kecil juga akan menyulitkan dalam proses penyaringan.  Ukuran sangat halus disukai bagi mereka yang menginginkan kopi panas tipe kopi tubruk.  Ukuran medium atau giling kasar banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kopi  cold brew.

Untuk keperluan yang siap minum tentunya digunakan perbandingan kopi dan air yang besar. Kopi cold brew yang diperoleh dapat langsung disajikan. Sebanyak 1,125 kg kopi giling kasar dalam kantong berpori direndam dalam 19-20 L  air selama 12-24 jam.  Apabila yang diinginkan kopi cold brew bentuk konsentrat, jumlah air yang digunakan hanya seperempatnya atau sekitar 5 L.  Konsentrat yang diperoleh biasanya tidak langsung diminum, akan tetapi diencerkan dengan es atau susu tergantung kesukaan. Tentunya panduan formula tersebut diperuntukkan untuk rumah makan atau kafe yang mempunyai pelanggan banyak. 

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Agustus 2018, Beverages: nutrition matters. Pembelian & Berlangganan hubungi kami : langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Apr 16, 2021

    Eksplorasi Ingridien Pangan Lokal

    Indonesia sangat kaya akan sumber-sumber ingridien pangan. Beberapa ingridien tersebut bersifat multifungsional dan memiliki karakter yang spesifik. ...

  • Apr 15, 2021

    Empat Kategori Flavor Pangan

    saat ini ada empat kategori flavor yang sedang menjadi kecenderungan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Keempat kategori tersebut adalah comfort flavour, nostalgic flavour, functional flavour dan millennial flavour. Comfort flavour adalah flavor yang membuat nyaman. ...

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...