Inovasi Industri Pangan dengan Ingridien Lokal



Inovasi merupakan salah satu langkah dalam mempertahankan sebuah produksi. Tanpa inovasi, suatu produk akan kehilangan pasar yang akan berakibat pada bertahannya suatu proses produksi. Industri yang memiliki inovasi cepat memiliki pertumbuhan di atas rata-rata. Tak terkecuali industri pangan. Industri pangan yang merupakan industri paling dekat dengan konsumen tentu harus memikirkan hal tersebut. Namun, inovasi tanpa ketersediaan bahan baku yang memenuhi tentu saja sia-sia. Inovasi yang dilakukan harus didukung dengan tersedianya bahan baku, proses yang mumpuni serta sumber daya manusia (SDM) yang dapat diandalkan. 

Saat ini industri pangan Indonesia cenderung mengarah pada penggunaan bahan-bahan lokal dalam inovasinya. Banyak industri yang berlomba-lomba memenuhi permintaan pasar terhadap cita rasa nusantara. ìKombinasi penggunaan sumber daya lokal ini tentu snagat menarik sekali. Tetapi, tetap harus didukung dengan bahan baku yang tersedia. Sebenarnya impor yang terjadi pun karena industri dalam negeri belum mampu untuk memenuhi. Terutama industri di bidang hulu yang memerlukan investasi nilai yang tinggi,î jelas Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman. 

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Agustus 2018, Beverages: nutrition matters. Pembelian & Berlangganan hubungi kami : langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...