Pemanis Rendah Kalori untuk Kesehatan




Kegemaran masyarakat dunia terhadap makanan manis sangatlah besar. Aneka ragam makanan manis telah menjadi bagian dari pola konsumsi sehari-hari dan sekaligus cara untuk melestarikan tradisi serta merayakan peristiwa penting. Di balik citarasa yang sangat digemari, produk pangan manis dengan kandungan gula tinggi dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya resiko diabetes dan obesitas.

Pemanis rendah atau tanpa kalori adalah salah satu alternatif untuk dapat memenuhi keinginan masyarakat untuk menikmati makanan manis tanpa khawatir tentang resiko kesehatan. Meskipun demikian, terdapat beberapa mitos seputar pemanis buatan sehingga diperlukan kajian mengenai dampak penggunaannya.

"Salah satu mitos tentang pemanis rendah/tanpa kalori adalah dapat meningkatkan keinginan untuk makan berlebih. Faktanya, dengan kalori yang lebih rendah, pemanis tersebut dapat memenuhi keinginan untuk mengonsumsi makanan manis tanpa adanya keinginan makan berlebih," jelas Sabeera Ali, Nutrition Officer Food Industry Asia dalam Seminar Innovative Ingredients for Better Health, sebagai rangkaian Food Ingredients Asia yang diadakan pada 4 Oktober 2018 di Jakarta.

Memahami karakteristik gula rendah atau tanpa kalori sangat penting bagi konsumen. Dengan pengetahuan yang cukup, tentunya masyarakat akan lebih bijak dalam menggunakan pemanis untuk mendukung berkembangnya pola hidup sehat di Indonesia. Fri-36.

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...