Reformulasi untuk Menurunkan Kandungan Gula, Garam, dan Lemak



Gula, garam, dan lemak memang erat kaitannya dengan penyakit tidak menular seperti peyakit jantung, diabetes, dan kanker. Untuk itu, edukasi terhadap konsumen sangat perlu ditekankan agar konsumen tidak langsung termakan dengan isu yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab dan menjadikan kontra produktif terhadap beberapa elemen termasuk industri pangan.

Dengan semakin selektifnya konsumen saat ini, reformulasi atau memformulasikan kembali suatu produk dengan tujuan untuk dapat menurunkan kandungan GGL pada suatu produk menjadi satu jalan yang cukup futuristik. Seperti yang disampaikan oleh Head of Innovation & Development Centre, Kalbe Nutritionals, Yunawati Gandasasmita, menurutnya kemajuan teknologi cita rasa maupun di bidang lainnya seperti komponen yang dapat memberikan rasa manis dan gurih sangat berkembang.

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Oktober 2018: Safety of Food Ingredients. Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...

  • Mar 25, 2021

    Formulasi dan Fungsionalitas Snack Bars

    Tren kesehatan dan kebugaran pada produk pangan meningkat pesat pada beberapa tahun terakhir karena konsumen beralih dengan lebih memilih produk yang melalui sedikit proses (less-processed) dan lebih alami/organik dibandingkan produk regular.  ...

  • Mar 24, 2021

    Teknologi Snack Bars Ubi Jalar dan Kacang-kacangan

    Snack bars dapat dibuat dari bahan selain tepung gandum, oats dan granola, yaitu tepung ubi jalar, tepung kedelai dan tepung kacang hijau. Laboratorium Pengolahan Pangan, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian telah melakukan riset dan pengembangan teknologi snack bars yang dibuat dari bahan pangan lokal.  ...