Metode Deteksi Bakteri Pembentuk Biofilm



Biofilm adalah lapisan seperti lendir yang menempel pada permukaan. Biofilm berkembang pada banyak permukaan yang berbeda seperti perangkat pendingin, pipa, dan juga membrane filter. Biofilm terdiri dari bakteri dan polimer organik yang disebut dengan Extracelullar Polymeric Substance (EPS) yakni protein, polisakarisan, glikoprotein, dan mineral. Biofilm merupakan mikroorganisme berukuran 10-1000 kali lebih resisten terhadap agen antimikroba atau biosida.

Biofilm menjadi kontaminan yang berbahaya karena beberapa mikroorganisme patogen seperti Listeria monocytogenes, Salmonella Typhimurium, Campylobacyer jejuni, Staphylococcus aureus, Cronobacter sakazakii, dan lain sebagainya dapat membentuk biofilm. Kehadiran biofilm ini tentu memberikan dampak pada proses pengolahan pangan dalam industri.

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi November 2018: Packaging Solutions. Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya

  • Apr 15, 2021

    Empat Kategori Flavor Pangan

    saat ini ada empat kategori flavor yang sedang menjadi kecenderungan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Keempat kategori tersebut adalah comfort flavour, nostalgic flavour, functional flavour dan millennial flavour. Comfort flavour adalah flavor yang membuat nyaman. ...

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...