Pengemasan Dengan Teknologi Isi Panas pada Produk Minuman



Teknologi isi panas dimulai dengan sterilisasi produk menggunakan ultra high temperature (UHT) atau high temperature short time (HTST) tergantung produk dan pH produk, kemudian kemasan botol dan tutup disterilisasi dengan desinfektan, dan selanjutnya pengisian produk pada suhu 75-920C tergantung jenis produk. Untuk produk dengan pH di bawah 4,5 biasanya suhu pengisian antara 75 sampai 850C. Tujuan pengisian panas adalah untuk mengeliminasi mikroorganisme yang bisa masuk dari udara sekitar mesin pengisian. Tetapi saat ini dengan semakin murahnya sistem air handling unit (AHU), beberapa perusahaan minuman dilakukan juga pencegahan dengan cara ruang pengisian dilengkapi dengan aliran udara yang telah melewati high efficiency particular air (HEPA) filter serta kondisi tekanan positif. Oleh karena itu, di lingkungan sekitar pengisian jumlah mikroba sudah terkendali.

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya

  • Apr 15, 2021

    Empat Kategori Flavor Pangan

    saat ini ada empat kategori flavor yang sedang menjadi kecenderungan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Keempat kategori tersebut adalah comfort flavour, nostalgic flavour, functional flavour dan millennial flavour. Comfort flavour adalah flavor yang membuat nyaman. ...

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...