Faktor Kunci Pengembangan Kemasan Pangan



Faktor kenyamanan (convenient) menjadi tren dan kunci dalam inovasi kemasan saat ini. Selain itu, faktor kecepatan pembelian juga memengaruhi pengembangan kemasan, misalnya pemilihan ukuran. "Selain kenyamanan, lingkungan yang kompetitif juga membuat efisiensi biaya menjadi pertimbangan," Senior Brand Manager Packaging Development PT Sumber Cipta Multiniaga, Rizal Herdian dalam Intensive Workshop: Packaging Quality, Problem Solving dan Study Case yang diselenggarakan di Bogor pada 13-14 September 2017.

Selain itu, Ketua Indonesian Packaging Federation (IPF), Henky Wibawa menambahkan bahwa terdapat tujuh kunci dalam pengembangan kemasan, di antaranya mengurangi lead times, fokus terhadap kepuasan konsumen, meningkatkan transparansi bisnis, serta mengikutsertakan partisipasi dan kerja sama terintegrasi dengan suplier atau vendor. Mengurangi lead times dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti kemampuan untuk mempercepat waktu pengiriman produk, perencanaan yang baik, dan pelaksanaan inspeksi rutin.

Terkait umur simpan sebuah kemasan, Ia menjelaskan bahwa dalam pengukuran dilakukan pada stability camber dengan menguji faktor-faktor yang memengaruhi kemasan dan bahan pangan yaitu mikrobiologi, sensoris, nilai gizi, serta kondisi penyimpanan setelah dari pabrik. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...