Desain Proses untuk Pengembangan Produk Minuman Fungsional



Inovasi pangan dengan klaim kesehatan masih mempunyai peluang besar di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan bahwa terdapat beberapa kategori pangan yang sering diajukan oleh industri sebagai pangan olahan berklaim, misalnya kategori pangan olahan berbasis susu. Selain itu, jenis produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus (PKMK) juga berkembang dengan berbagai analisis ilmiah.

Salah satu jenis produk pangan yang banyak dikembangkan sebagai pangan fungsional adalah jenis produk minuman. Jenis produk minuman bisa diformulasikan dengan penambahan ingridien fungsional, misalnya serat pangan dan antioksidan. Namun terlepas dari itu, perlu proses perancangan yang tepat untuk menghasilkan produk dengan kualitas dan keamanan yang dikehendaki.

"Rantai pangan mulai dari lahan sampai meja makan (farm to table) perlu dirancang untuk memastikan produk pangan yang aman," tutur Peneliti Senior SEAFAST Center IPB, Prof. Purwoyatno Hariyadi dalam In-depth Seminar Foodreview Indonesia "Functional Beverages: Let Your Beverage Be Your Medicine" yang diselenggarakan di Bogor pada 20 Februari 2018.

Ia menjelaskan bahwa diperlukan kombinasi waktu dan suhu yang tepat untuk memberikan sifat fungsional produk yang optimum. Hal tersebut dapat dicari dengan mengetahui kriteria ingridien dan formulasi produk. "Di samping memberikan jaminan keamanan pangan, proses kombinasi suhu dan waktu juga harus mampu memberikan sifat fungsional produk," jelas Purwiyatno. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...

  • Mar 25, 2021

    Formulasi dan Fungsionalitas Snack Bars

    Tren kesehatan dan kebugaran pada produk pangan meningkat pesat pada beberapa tahun terakhir karena konsumen beralih dengan lebih memilih produk yang melalui sedikit proses (less-processed) dan lebih alami/organik dibandingkan produk regular.  ...

  • Mar 24, 2021

    Teknologi Snack Bars Ubi Jalar dan Kacang-kacangan

    Snack bars dapat dibuat dari bahan selain tepung gandum, oats dan granola, yaitu tepung ubi jalar, tepung kedelai dan tepung kacang hijau. Laboratorium Pengolahan Pangan, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian telah melakukan riset dan pengembangan teknologi snack bars yang dibuat dari bahan pangan lokal.  ...