Upaya Penghilangan Biofilm dalam Area Pengolahan Pangan



Direktur Mitra Pajajaran Labsindo, Dwi Kusuma Indriani mengungkapkan langkah pertama yang dilakukan untuk menghilangkan biofilm diperlukan identifikasi lokasi kritis di mana biofilm terakumulasi, kemudian lakukan pengamatan secara rutin pada lokasi tersebut. Sebaiknya dilakukan pembersihan dan desinfeksi sebelum biofilm menjadi dewasa dan melekat kuat pada peralatan. Parameter pembersihan dapat bervariasi tergantung dari industri, peralatan, dan prosedur pembuatan produk. Namun, apabila langkah tersebut tidak cukup, maka perlu dilakukan perpanjangan waktu kontak,  peningkatan suhu, ataupun peningkatan flux. Penambahan konsentrasi atau kombinasi deterjen dan desinfektan juga perlu dicoba. Senyawa oksidatif seperti hidrogen peroksida, natrium hipoklorit, asam parasetik, dan ozon juga dapat menjadi solusi pada beberapa kasus. Saat ini juga tersedia teknologi penghilangan biofilm menggunakan enzim untuk mendegradasi sedimen biofilm.

Ia mengungkapkan bahwa perlakuan khusus perlu dilakukan jika biofilm telah melekat erat pada peralatan sebaiknya diberikan perlakuan mekanis dan senyawa kimia kuat untuk wakyu kontak yang lebih panjang serta suhu tinggi. Shear flow dapat digunakan sebagai romotor untuk menghilangkan biofilm

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Juli 2018: Food Quality and Safety By Design.
Pembelian & Berlangganan hubungi kami : langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

Artikel Lainnya