Pentingnya Kompetensi Tenaga Laboratorium dalam Isu Keamanan Pangan



Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) membuat masyarakat semakin bebas dalam mengakses segala informasi. Tidak terkecuali dalam mengonsumsi sebuah produk pangan, konsumen saat ini mulai memerhatikan informasi tentang produk yang akan dibeli, khusunya tentang keamanannya. Sehingga hal ini menjadi tantangan para produsen pangan untuk dapat menjamin keamanan produknya.

Sebagai upaya dalam memastikan keamanan suatu produk pangan, terdapat serangkaian pengujian untuk memastikan mutu produk sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pengujian tersebut dilakukan oleh petugas yang berkompeten di dalam laboratorium. Tenaga laboratorium yang kompeten sangat dibutuhkan agar hasil uji yang didapatkan valid dan dapat diterima.

"Dalam isu keamanan pangan, hasil pengujian yang valid dan cepat sangat penting untuk menentukan pengambilan keputusan lebih lanjut. Hasil yang diharapkan ini akan didapat jika tenaga atau praktisi di laboratoriumnya memiliki kualifikasi yang baik," terang Kepala Seksi Inspeksi Peredaran Pangan Teknologi Baru, Bioterorisme, dan Pertahanan Pangan BPOM, Fitriana Cahyaningrum, SP, MGz, dalam Seminar yang dilaksanakan oleh MBrio Biotekindo mengenai Isu Keamanan Pangan dan Ketetapan Analisa, di Bogor pada 14 Februari 2019. Fri-37

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...