Menuju Tren Pasar Global dengan Jaminan Produk Halal




Indonesia menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Masyarakat muslim cenderung menerapkan nilai-nilai agama atau syariat, khususnya dalam mengonsumsi pangan halal. Hal ini berdampak pada sektor makanan dan minuman halal yang selalu bertumbuh dan menjadi salah satu sektor dengan potensi terbesar di Indonesia. Sehingga menjadi keharusan bagi para produsen pangan beserta pemerintah dalam menyediakan dan menjamin kehalalan suatu produk yang akan dikonsumsi atau digunakan masyarakat.

Salah satu bentuk usaha penyediaan produk halal tersebut yakni dengan melakukan sertifikasi halal pada produk-produk pangan yang beredar. "Sertikasi halal untuk produk pangan sangat diperlukan demi memberikan identitas halal terhadap suatu produk. Dengan adanya sertifikat halal, maka sudah terjaminan bahwa tidak hanya kandungan dalam produk yang sudah pasti halal, namun dalam proses produksi dan distribusi juga dijamin kehalalannya," tutur Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal, Mastuki HS, dalam Seminar Jaminan Produk Halal yang diselenggarakan oleh Mastan, dalam rangkaian acara Food & Hotel Indonesia (FHI) pada 25 Juli 2019 di Jakarta. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Kebijakan Publik & Hubungan Antar Lembaga, Doni Wibisono juga menjelaskan, keberadaan label halal tentunya akan meningkatkan kepercayaan konsumen khususnya masyarakat muslim. Adanya label halal dalam produk juga mampu menjadikan nilai tambah dan daya saing produk halal di dalam maupun di luar negeri. "Jika nilai tambah meningkat, daya saing juga akan muncul. Indonesia tentunya sangat prospektif dalam menjadi trendsetter produk halal global jika para pemangku kepentingan mempersiapkan dan bekerja sama dengan baik," pungkas Doni. Fri-37

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...