Siap Digelar, Pameran Plastics & Rubber Indonesia 2019



Pameran Plastics & Rubber Indonesia yang ke-32 akan diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 23 November 2019 di Jakarta International Expo Kemayoran. Pameran ini diselenggarakan bersama DrinkTech Indonesia, Plaspak Indonesia, Mould & Die Indonesia, Printech Indonesia, dan pameran terbaru yang diluncurkan perdana di tahun ini, yaitu Water Indonesia.

Mengangkat tema The Future of Plastic, pameran Plastics & Rubber Indonesia 2019 menghadirkan mesin dengan teknologi dan inovasi terkini untuk pengemasan, cetakan, pewarna serta bahan plastik dan karet untuk memenuhi kebutuhan industri. Selain itu, para pengunjung juga akan melihat tren terbaru termasuk live demo mesin, bertemu pemain utama di industri terkait, serta mendapatkan beragam infomasi melalui seminar maupun potensi bisnis dari program business meeting yang ada.

“Kami mengundang pelaku dan professional di industri plastik dan karet untuk menghadiri pameran yang menjadi barometer industri plastik dan karet di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Tak hanya menampilkan teknologi di industri plastik dan karet yang komprehensif, pameran ini juga menyuguhkan seminar mengenai inovasi dan peluang di industri terkait secara mendalam,” pungkas Event Director PT Pamerindo Indonesia, Maysia Stephanie dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, 5 November 2019 yang lalu

Industri plastik dan karet menjadi sektor yang mendapat prioritas pengembangan dari pemerintah Indonesia sesuai Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035. Pemain di hilir industri plastik lainnya adalah perusahaan-perusahaan pembuat, pengisian, dan teknologi pengemasan. Rubijanto Pambudi selaku Executive Director Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (ASPADIN) menjelaskan bahwa 90% dari pemain Air Minum dalam Kemasan (AMDK) merupakan industri kecil dan menengah yang pastinya sangat membutuhkan teknologi yang tepat guna, efisien dan solutif dalam mendukung bisnisnya.

Pameran ini didukung oleh Direktorat Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), ASRIM, IPF, IPR, ASPASDIN, GAPMMI, BPPI, APHINDO, dan GIATPI, serta lebih dari 500 perusahaan yang berasal dari 22 negara dan 7 paviliun negara akan berpartisipasi dalam pameran ini. “Kami optimis dapat mencapai target kunjungan lebih dari 11.000 pelaku bisnis dan buyers,” tambah Maysia. FRI-34

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...