Pengembangan Sistem Logistik Rantai Dingin dengan Standar ISO 23412



Sebagai Negara kepulauan, Indonesia memiliki kelebihan dalam memanfaatkan hasil laut. Sayangnya, hasil laut termasuk dalam produk yang mudah rusak karena kandungan proteinnya yang tinggi. Mengantisipasi hal tersebut, banyak cara telah dilakukan termasuk dalam pengoptimalan sistem logistik rantai dingin. 

“Logistik rantai dingin merupakan pendistribusian yang digunakan untuk produk mudah rusak, seperti boga bahari dengan menggunakan suhu dingin yang telah ditetapkan berdasarkan produk yang akan didistribusi,” terang Ketua Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Ir. Hasanuddin Yasni, M.Sc dalam International seminar cold chain logistics and A new standard ISO 23412 yang diselenggarakan di Jakarta pada beberapa waktu lalu. 

Dalam perkembangannya, sistem logistik rantai dingin juga diintegrasikan dengan pengaplikasian standar seperti ISO. 
Baru-baru ini, penggunaan ISO 23412 menetapkan persyaratan untuk penyedia layanan pengiriman berpendingin agar meningkatkan kualitas dan konsistensi layanan pengiriman berpendingin. Dengan demikian, upaya untuk menghadirkan produk hasil laut yang berkualitas dapat terjamin sampai ke tangan konsumen. Fri-38

Artikel Lainnya

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...

  • Mar 25, 2021

    Formulasi dan Fungsionalitas Snack Bars

    Tren kesehatan dan kebugaran pada produk pangan meningkat pesat pada beberapa tahun terakhir karena konsumen beralih dengan lebih memilih produk yang melalui sedikit proses (less-processed) dan lebih alami/organik dibandingkan produk regular.  ...

  • Mar 24, 2021

    Teknologi Snack Bars Ubi Jalar dan Kacang-kacangan

    Snack bars dapat dibuat dari bahan selain tepung gandum, oats dan granola, yaitu tepung ubi jalar, tepung kedelai dan tepung kacang hijau. Laboratorium Pengolahan Pangan, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian telah melakukan riset dan pengembangan teknologi snack bars yang dibuat dari bahan pangan lokal.  ...