• Strategi Percepatan Perapan Kecerdasan Buatan

    Penerapan dan adopsi teknologi digital maju seperti AI di industri pangan masih belum sesuai harapan. Banyak industri pangan saat ini berada pada posisi wait and see. Jika pesaingnya menerapkan AI, barulah dia juga akan menerapkan AI.

  • Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan

    Berbagai inovasi penggunaan kecerdasan buatan untuk pangan telah dilakukan di berbagai negara maju. Sebagai contoh, Majalah Forbes (April 2020) menyajikan artikel yang berjudul “This AI Camera Can Help Restaurants Show that Their Food is Safe from Coronavirus”. Penemuan mutakhir ini merupakan terobosan yang cukup nyata dalam industri pangan. Alat ini mampu memastikan bahwa makanan yang dihidangkan terbebas dari virus korona karena telah dipersiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dimungkinkan karena pembuatan makanan dipantau lewat kamera yang menggunakan algoritma cerdas dan teknik image recognition.

  • Kecerdasan Buatan untuk Industri Pangan 2021

    Saat ini digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan industri. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robot mampu melaksanakan berbagai tugas lebih cepat dan lebih baik (presisi) dari pada manusia. Walaupun atmosfir digitalisasi di industri pangan sudah terasa sejak dicanangkannya program “Making Indonesia 4.0” beberapa tahun lalu, namun penerapannya masih belum memuaskan. Diperkirakan baru sekitar 5-10% industri pangan yang sudah melaksanakan program digitalisasi. Selebihnya baru pada tahap pengenalan (familiarisasi) atau bahkan belum mengenal digitalisasi sama sekali. Padahal kalau kita bandingkan dengan luar negeri, negara kita masih jauh tertinggal dalam proses digitalisasi.

  • Kinerja Pangan Strategis

    Dari sisi suplai, sektor pertanian mencatat pertumbuhan positif dan menjadi bantalan (cushion) di tengah resesi ekonomi Indonesia. Sektor pertanian tumbuh 2,19 dan 2,15% (y-on-y) dan pada Q2 dan Q3- 2020.

  • Pola Konsumsi Masa Pandemi

    Sepanjang tahun 2020, komponen sisi pengeluaran seluruhnya mengalamai kontraksi, kecuali pengeluaran pemerintah yang mengalami pertumbuhan 9,76% (y-o-y) pada Q3-2020. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga masih terkontraksi minus 4,04%, pengeluaran konsumsi LNPRT (Lembaga non-profit yang melayani rumah tangga) juga minus 2,12%, investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) negatif 6,48%, ekspor negatif 10,82%, dan impor lebih parah sampai minus 21,86%.


Recent Posts

Tantangan Keamanan Pangan Global

Tidak dapat dimungkiri, memastikan pangan yang aman adalah prasyarat utama dalam memproduksi suatu produk pangan. Di saat seperti ini, di mana sistem pangan semakin kompleks, ada kerentanan yang dapat Read More »

Autentikasi Produk Pangan

Setiap produk pangan memiliki spesifikasi atau substansi/ komponen yang berbeda (unik). Pangan asli merupakan pangan yang bebas dari pemalsuan, terutama yang berkaitan dengan komposisi, sifat dan kemu Read More »

Kinerja Pangan Strategis

Dari sisi suplai, sektor pertanian mencatat pertumbuhan positif dan menjadi bantalan (cushion) di tengah resesi ekonomi Indonesia. Sektor pertanian tumbuh 2,19 dan 2,15% (y-on-y) dan pada Q2 dan Q3- 2 Read More »

Pola Konsumsi Masa Pandemi

Sepanjang tahun 2020, komponen sisi pengeluaran seluruhnya mengalamai kontraksi, kecuali pengeluaran pemerintah yang mengalami pertumbuhan 9,76% (y-o-y) pada Q3-2020. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi Read More »

Rantai Suplai Perikanan

Proses distribusi kerap mengabaikan rantai distribusi dingin. Penyimpanan ikan pada temperatur ruangan berpotensi menurunkan mutu ikan. Semakin panjang rantai suplai, maka biaya produksi akan sem Read More »

Beras dengan Indeks Glikemik Rendah

Beragam beras dari berbagai varietas, bentuk butir, dan pengolahan (gabah, beras sosoh, beras pecah kulit, beras parboiling) memiliki kisaran IG yang luas dari 34-100. Beberapa peneliti melaporka Read More »

Indeks Glikemik pada Bahan Pangan

Konsep IG merupakan pengembangan dari hipotesis serat, yang menyatakan bahwa konsumsi serat mengurangi laju masukan gizi dari usus. Beberapa penelitian melaporkan bahwa pangan kaya karbohidrat (p Read More »

Mengenal Beneficial Microbes

Dari sejak dilahirkan, manusia telah diberikan banyak keberuntungan. Salah satunya adalah beneficial microbes (BM) yang diperoleh. Bakteri-bakteri ini memberikan peran yang luar biasa. Membantu b Read More »

Diversifikasi Olahan Pangan Lokal

Diversifikasi atau dalam UU Pangan disebut sebagai penganekaragaman pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi Read More »

Pola Pangan Harapan Indonesia

Pola Pangan Harapan (PPH) adalah susuann beragam pangan yang didasarkan atas proporsi keseimbangan energi dari berbagai kelompok pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi, baik dalam jumlah  Read More »

Jenis Kemasan untuk Makanan Ringan

Kemasan yang baik seharusnya memiliki barrier terhadap udara, oksigen dan gas lainnya. Selain itu, kemasan juga harus bersifat nontoksik (tidak beracun) dan tidak inert (tidak mudah bereaksi deng Read More »

Makanan Ringan Fungsional

Konsumen makanan ringan tidak hanya menginginkan makanan ringan yang enak dengan rasa-aroma yang disukai, masyarakat juga menginginkan makanan ringan yang mengandung sifat fungsional. Biji kacang bada Read More »

Tantangan Perisa Makanan Ringan

Di Indonesia, terdapat aneka jenis masakan daerah. Rasa masakan sangat bervariasi jumlahnya dan spesifik telah dimanfaatkan oleh industri mi instan. Bagaimana dengan produk makanan ringan? Tentu Read More »