• Masa Depan Antioksidan Alami

    Pergeseran gaya hidup konsumen yang lebih mementingkan kesehatan ternyata membawa perubahan cukup signifikan dalam upaya memilih produk pangan. Didukung dengan informasi yang semakin mudah diakses, produk pangan menjadi semakin kompetitif pula untuk dipilih oleh konsumen. Salah satu aspek yang dicari oleh konsumen adalah clean label atau produk dengan ingridien yang dapat dikenali oleh konsumen, pun termasuk pada bahan tambahan pangan (BTP) seperti antioksidan. 

  • Menyediakan warna makanan berkelanjutan demi masa depan yang lebih cerah

    Makanan Pewarna EXBERRY® yang berkelanjutan dan berbasis tumbuhan dari GNT memungkinkan produk spektakuler yang memenuhi ekspektasi konsumen kini dan di masa mendatang.

  • Tujuan Teknologi Proses Termal pada Susu

    Tujuan utama aplikasi teknologi proses termal adalah untuk (i) memberikan jaminan keamanan produk susu yaitu dengan menginaktivasi mikroba penyebab penyakit, dan sekaligus (ii) memperpanjang masa simpan dengan menginaktivasi mikroba penyebab kerusakan pangan. Namun perlu diingat bahwa, selain inaktivasi mikroba, teknologi proses termal juga menyebabkan terjadinya berbagai perubahan, antara lain (i) inaktivasi enzim, (ii) perubahan warna, (iii) perubahan cita rasa, dan (iv) perubahan kandungan beberapa komponen gizi, denaturasi protein dan kerusakan vitamin dan asam amino.

  • Pertimbangan Perancangan Teknologi Proses Termal

    Analisis untung-rugi dalam mendesain proses termal perlu dilakukan dengan baik, terutama perlu diketahui dengan persis tujuan yang ingin dicapai. Selain untuk menjamin keamanan dan memberikan keawetan yang diinginkan, dalam merancang proses termalnya, industri susu perlu juga (i) meminimalkan kerusakan zat gizi dan atribut mutu susu, (ii) memaksimalkan “yields”, dan (iii) meningkatkan produktivitas proses termal secara keseluruhan. Karena itu, untuk merancang proses termal, industri perlu mempertimbangan hal-hal tersebut, dan menentukan titik optimum yang tepat; yaitu mencapai tujuan yang diinginkan tanpa harus menghasilkan perubahan dan kerusakan mutu secara signifikan.    

  • Bakteri Asam Laktat untuk Fermentasi Produk Nondairy

    Bakteri asam laktat (BAL) merupakan grup bakteri yang heterogen dan banyak digunakan dalam proses fermentasi susu seperti keju, yoghurt, dan susu fermentasi.


Recent Posts

Manfaat Susu dan Produk Turunannya

Susu dan produk turunannya memiliki peranan yang vital dalam sektor ekonomi dan pemenuhan gizi masyarakat. Tidak hanya itu, karakteristik susu yang kompleks juga memerlukan perlakuan khusus baik untuk Read More »

Ketertelusuran dalam Sistem Pangan

Ketertelusuran menjadi sangat penting untuk menjadi bagian dari suatu proses produksi terutama pangan. Ketertelusuran merupakan kemampuan untuk melacak aplikasi, lokasi, dan/atau riwayat suatu aktivit Read More »

Inovasi Kemasan Vacuum Skin

Kemasan memiliki fungsi primer untuk melindungi produk pangan dari berbagai kontaminan. Selain itu, kemasan juga berfungsi sebagai sarana untuk mempromosikan suatu produk pangan. Produk-produk beku se Read More »

Proses Termal pada Susu

Merujuk pada dokumen Standar Nasional Indonesia, susu segar adalah susu yang belum mendapat perlakuan apapun kecuali pendinginan (SNI 8984:2021), maka Codex juga menyatakan dalam Code of Hygienic Prac Read More »

Sumber Risiko Keamanan Pangan PBMA

Ada beberapa sumber yang perlu diperhatikan dalam pengembangan protein- based meat alternative (PBMA), di antaranya adalah adanya alergen; bahaya kimiawi seperti racun alami, kontaminan kimia, BTP, hi Read More »

Perkembangan Produk Alternatif Daging

Alternatif daging ini juga memiliki beberapa pergeseran seperti pada awalnya hanya alternatif tradisional dengan sumber protein yang murah, kemudian berlanjut pada protein- based meat alternative (PBM Read More »