Pengawasan Pangan Berdasarkan Tingkat Risikonya


 

Dengan perkembangan produk pangan yang semakin beragam, diperlukan pengawasan dalam pemastian kualitas dan keamanan pangan. Dalam restrukturisasi Badan POM RI beberapa bulan lalu, pengawasan produk pangan dibagi atas pengawasan untuk produk pangan dengan risiko rendah, sedang, tinggi, serta produk dengan teknologi baru.

 

 
Beberapa contoh pengawasan pangan yang telah dilakukan antara lain pengawasan terhadap label, ijin edar, kedaluwarsa, dan penggunaan bahan tambahan pangan (BTP). "Pada penjualan online, terdapat penjual yang menawarkan produk pangan dengan tanpa izin edar (TIE). Hal ini perlu diperhatikan oleh produsen untuk turut mengawasi produknya karena selain akan merugikan konsumen, produk TIE tersebut juga berkaitan dengan nama baik perusahaan," tutur Direktur Pengawasan Pangan Risiko Rendah dan Sedang Badan POM, Ema Setyawati S.Si., Apt. ME dalam Member Gathering Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) yang diselenggarakan di Jakarta pada 9 April 2018.
 
Ia juga memperkenalkan aplikasi pramuka sapa, yaitu mengajak para pramuka untuk turut serta mengecek nomor registrasi Badan POM pada label produk. Selain itu, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Badan POM juga akan melakukan intensifikasi pengawasan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk pangan yang beredar. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...