Pengurangan Gula pada Produk Konfeksioneri



Gula dan produk manis lainnya telah lama menjadi faktor penting dalam mendorong berkembangnya industri pangan. Sukrosa dan jenis gula lain seperti glukosa dan gula alkohol menjadi bagian terbanyak dari komposisi suatu produk konfeksioneri (confectionery). Keberadaan gula ini diperlukan untuk menghasilkan kemanisan, cita rasa, dan keawetan dari produk yang dihasilkan.

Organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) merekomendasikan untuk mengonsumsi gula kurang dari 50 gram per hari. Journal of the Indonesian Nutrition Association menunjukkan bahwa 29,7% penduduk Indonesia mengonsonsumsi gula melebihi rekomendasi dari WHO. Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan insulin menjadi resisten atau tidak mampu menjalankan kemampuannya untuk mengubah gula menjadi
energi. 

Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi September 2019, Confectionery: Art of Healthy Indulgence. Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039. 

Artikel Lainnya

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...

  • Mar 25, 2021

    Formulasi dan Fungsionalitas Snack Bars

    Tren kesehatan dan kebugaran pada produk pangan meningkat pesat pada beberapa tahun terakhir karena konsumen beralih dengan lebih memilih produk yang melalui sedikit proses (less-processed) dan lebih alami/organik dibandingkan produk regular.  ...

  • Mar 24, 2021

    Teknologi Snack Bars Ubi Jalar dan Kacang-kacangan

    Snack bars dapat dibuat dari bahan selain tepung gandum, oats dan granola, yaitu tepung ubi jalar, tepung kedelai dan tepung kacang hijau. Laboratorium Pengolahan Pangan, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian telah melakukan riset dan pengembangan teknologi snack bars yang dibuat dari bahan pangan lokal.  ...