Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman



Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. Meningkatnya PTM ini tidak saja berdampak pada meningkatnya morbiditas, mortalitas, dan disabilitas di masyarakat, namun juga berdampak pada meningkatnya beban ekonomi baik di tingkat individu maupun di tingkat nasional. Diabetes menjadi penyakit yang erat kaitannya dengan konsumsi gula, juga erat kaitannya dengan PTM lainnya. Laporan data diabetes 2010 - 2045 dari International Diabetes Federation menunjukkan bahwa negara-negara di Pasifik Barat (Indonesia masuk di dalamnya), diprediksi pada tahun 2045 terdapat 212 juta orang mengalami penyakit diabetes. Kemudian satu dari tiga orang dewasa yang hidup di kelompok. Pangan yang berkontribusi terhadap asupan gula di Indonesia terutama berasal dari produk-produk minuman. Sehingga perlu diberikan sentuhan dalam formulasinya, khususnya terkait pengurangan gula. 

Lebih lengkapnya silakan baca secara langsung Foodreview Indonesia edisi Maret 2021: "Pangan Fungsional: Pelajaran dari COVID-19" dengan fitur digital interaktif yang dapat diakses pada hhttp://bit.ly/foodreviewmar21online

Tidak mau ketinggalan setiap edisinya? 
Daftar langsung untuk berlangganan (GRATIS) https://bit.ly/FRIDIGITAL

Pembelian & Berlangganan hubungi kami: langganan@foodreview.co.id/(0251) 8372-333/WhatsApp: 0811-1190-039. 
Newsletter: http://bit.ly/fricommunity
Search FOODREVIEW on TOKOPEDIA & SHOPEE

#foodreviewindonesia #foodscience #foodtechnology #ilmupangan #teknologipangan #industripangan #pangan #fungsional #pelajaran #covid19 

Artikel Lainnya