Peluang Pengembangan Produk Pangan dan Wisata Halal


 

Berdasarkan data dari Bank Dunia, Indonesia memiliki populasi masyarakat muslim mencapai 80% atau sekitar 200 juta dari 261,1 juta masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan peringkat pertama populasi muslimnya. Tetapi, sebuah penelitian terbaru menujukkan bahwa di tahun 2050, Indonesia tidak lagi menjadi negara dengan populasi muslim nomor satu bahkan turun hingga peringkat ke 3. Peringkat pertama dan kedua secara berturut-turut ditempati oleh India dan Pakistan dengan jumlah populasi sekitar 310 juta atau sekitar 11,2% total populasi dunia.

 

Hal tersebut tentu tidak dapat terjadi tanpa dasar. Ketua Komite Kebijakan Publik dan Hubungan Lembaga Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Doni Wibisono mengatakan bahwa data tersebut adalah hasil daripada perilaku konsumen yang didominasi oleh generasi milenial yang menghabiskan lebih banyak pengeluaran pada sektor wisata halal. 

ìJadi, memang bukan lagi pada sektor makanan dan minuman. Tetapi pada sektor wisata halal yang tentu didukung dengan semakin mudahnya teknologi dan jangkauan untuk menuju suatu tempat wisata, Tetapi, dengan begitu seharusnya kita bisa memanfaatkan keadaan dengan bekerja sama yang baik dengan kepariwisataan,î jelas Doni.

Lebih lengkapnya silakan baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Maret 2018 : "Exploring Traditional Functional Ingredients"

Artikel Lainnya