Pentingnya Action Level untuk Kurangi Cemaran Mikroplastik Seafood



Untuk mencegah peningkatan jumlah mikroplastik yang terikut dalam konsumsi pangan hasil laut, maka diperlukan acuan keamanan. Ketika keberadaan mikroplastik dalam pangan hasil laut tidak dapat dihindari (unavoidable) ñ karena pencemaran plastik di lingkungan pantai dan laut ñmaka yang harus segera ditetapkan oleh pemerintah adalah nilai action level (AL) untuk kadar mikroplastik dalam pangan hasil laut. Jika dalam jenis seafood tertentu ditemukan kadar mikroplastik yang melampaui nilai AL, maka pemerintah berhak untuk menariknya dari peredaran atau bahkan memusnahkannya. 

AL untuk mikroplastik dalam pangan hasil laut dapat dipandang sebagai nilai acuan sementara (interim) yang terpaksa harus diberlakukan karena belum ada standard baku keamanan pangan (food safety objective) yang tersedia untuk kontaminan baru, padahal keberadaannya dalam bahan pangan tidak terhindarkan lagi. Ketidakterhindaran ini merupakan prinsip penetapan nilai AL (USFDA, 2000). Tidak mentolerir sama sekali mikroplastik dalam pangan hasil laut adalah utopia belaka, karena sudah terlanjur ada. Berdasarkan kondisi seperti inilah maka AL perlu ditetapkan demi melindungi kesehatan warga yang mengonsumsi pangan hasil laut. Secara ilmiah, penetapan nilai AL sebenarnya tidak terlalu sulit.

Selengkapnya silakan baca Foodreview Indonesia edisi April 2018 "Food Safety Is A Must". Hubungi langganan@foodreview.co.id atau 0251 8372 333, WA 0811 1190 039.

Artikel Lainnya

  • Apr 14, 2021

    Flavor Etnik untuk Produk Pangan

    Di era global ini, terjadi fenomena saling memengaruhi dalam masalah kesukaan konsumen terhadap flavor dan pangan. Pada saat ini, flavor etnik dari bagian manapun di belahan dunia digandrungi oleh konsumen di negara negara Barat, sebelumnya terjadi yang sebaliknya. ...

  • Apr 13, 2021

    Pengembangan Flavor Pangan

    Flavor pangan merupakan kunci utama kesukaan konsumen terhadap makanan dan minuman serta produk pangan (pangan olahan). ...

  • Mar 28, 2021

    Kualitas Pangan Beku

    Produk pangan beku menjadi semakin digemari konsumen karena beberapa alasan seperti: mengurangi kontaminasi, mengendalikan kerusakan pangan yang diakibatkan oleh mikroba, mengendalikan perkembangan mikroorganisme selama penyimpanan, menghambat penurunan zat gizi, serta mempertahankan kualitas organoleptik. ...

  • Mar 27, 2021

    Pertimbangan dalam Reformulasi Produk Minuman

    Dalam reformulasi bahan pemanis produk minuman, pahami bahwa akan termodifikasi terutama cita rasa, kelarutan, dan viskositasnya. Untuk dapat meningkatkan cita rasa dalam proses pengurangan gula, penting untuk memilih pemanis yang tepat yang ditentukan berdasarkan tujuannya. ...

  • Mar 26, 2021

    Strategi Pengurangan Gula dalam Produk Minuman

    Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di seluruh dunia kian meningkat dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku. ...